Wali Kota Cimahi Meminta Pedagang dan Pembeli Kurangi Kantong Plastik Sekali Pakai.

  • 0 comments

CIMAHI, Ekpos.com - Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna meminta agar pedagang dan pembeli di pasar modern maupun pusat perbelanjaan mulai mengurangi kantong plastik sekali pakai.

Sebagai alternatifnya, Pemkot Cimahi mulai mengarahkan masyarakat untuk menggunakan kantong belanja ramah lingkungan. Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perindustrian (Disdagkoperin) Kota Cimahi juga mulai membagikannya.

"Kami dari pemkot, melalui Disdagkoperin, memberikan dulu contoh untuk dipakai kepada para pengelola pasar modern. Tadi dikasih kantong yang bisa beberapa kali pakai," kata Ajay di Aula Gedung Cimahi Techno Park, Senin (16/11/2020).

Menurut Ajay, kantong yang dibagikan itu juga lebih ramah lingkungan. Kalau dibuang, kantong tersebut akan lebih cepqt terurai dibandingkan dengan kantong plastik.

"Jadi ini diberi dulu sebagai contoh kantong ramah lingkungan. Kantong ini sudah dibagikan oleh Disdagkoperin, sisanya mereka (pegelola pasar modern) harus menyediakan sendiri,” ujar Ajay.

Dia menambahkan, Pemkot Cimahi saat ini tengah menyusun Peraturan Wali Kota (Perwal) terkait dengan pelarangan penggunaan kantong belanja sekali pakai ini. Perwal itu ditujukan untuk mendorong penggunaan kantong belanja ramah lingkungan.

“Beberapa bulan yang lalu kami sudah buat perwalnya, kalau tidak salah sudah ada di Bagian Hukum. Oleh karena itu, kami terus sosialisasikan. Intinya untuk kantong belanja sekali pakai ini sudah dilarang sama sekali,” terangnya.

Ditanya tentang target waktu terkait penerapan aturan pelarangan penggunaan kantung belanja sekali pakai di dalam Perwal tersebut, Ajay belum dapat memberikan tenggat waktu spesifik untuk hal tersebut.

Yang jelas, dia berharap program peralihan dari kantong belanja plastik sekali pakai ke kantong belanja ramah lingkungan ini akan tuntas pada tahun 2021 mendatang.

Terkait apakah penggunaan kantong belanja ramah lingkungan ini sifatnya berbayar atau tidak, Ajay menyerahkan hal tersebut kepada para pengelola dari masing-masing pasar modern dan pusat perbelanjaannya.

“Mungkin berbayar, mungkin tidak, tergantung pengelolanya, karena kami tidak mengatur hal itu. Kami mengatur tentang, penggunaannya lho yang musti dilaksanakan, bahannya,” imbuh Ajay.

Ajay berharap, penggunaan kantong belanja ramah lingkungan akan semakin masif, sehingga dapat mengurangi produksi sampah plastik di Cimahi. Apalagi, sampah plastik tidak akan terurai selama bertahun-tahun.

“Di samping itu, karena sekarang kan design kantong belanja ramah lingkungan cukup bagus, kualitasnya sudah bagus. Masyarakat mesti lebih dewasa, lebih sadar bagaimana menggunakan bahan yang baik, jangan bahan yang sekali pakai," tukasnya. (ade)

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet