Tidak Terapkan Protokol Kesehatan Jalan Dipatiukur Terancam Ditutup

  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com--- Jalan Dipatiukur terancam ditutup atau dilakukan pemblokiran oleh Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung. Langkah tersebut akan diambil jika masyarakat yang beraktivitas di sana tidak bisa disiplin menjalankan protokol kesehatan.

"Kalau ini tidak bisa dikendalikan, kita blok. Jalan Dipatiukur kita akan sarankan pemblokiran jalan. Terutama penutupan di malam hari setelah pukul 21.00 WIB," tutur Ketua Tim Pelaksana Harian Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Ema Sumarna di sela-sela meninjau langsung penegakan aturan di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang diperketat, Jumat (18/9/2020) malam.

Ditegaskan Ema, penegakan hukum sebagaimana diatur di Perwal 37 dan 46 itu sudah tidak lagi pada subtansi yang bersifat permisif.

“Bila perlu ambil yang paling berat. Karena salah satu kunci bisa berhasil dan percepatan penanganan Covid-19 itu dengan disiplin," tegasnya.

Pada peninjauan langsung, Ema, sempat menegur sejumlah masyarakat yang bergerombol dan tidak memperhatikan protokol kesehatan.

"Kami sebetulnya tidak ingin menegur masyarakat dan lain sebagainya. Tetapi kalau mereka tidak disiplin, potensi penyebaran virus sangat besar. Bisa dilihat sendiri yang namanya 3 M dan 1 T (Mengenakan masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan, dan Tidak berkerumun) itu tidak dilakukan," tambah Ema.

Selain di Jalan Dipatiukur, Ema juga memantau Jalan Merdeka. Di lokasi tersebut, Ema bersama anggota Satuan Lalu Lintaa Polrestabes Bandung menutup jalan.

"Kita ingin semua kegiatan mengacu pada Perwal yang sudah ada. Aktivitas ekonomi selesai pukul 21.00 WIB. Setelah itu mereka kembali ke tempat masing-masing. Bahkan untuk Sabtu malam (malam minggu), sesuai arahan Pak Kapolrestabes akan diperluas. Di Jalan Lingkar Selatan akan ada penutupan jalan," uangkap Ema seraya mengingatkan bahwa di situasi saat ini masyarakat jangan sampai terlena. Bahkan warga harus semakin disiplin melaksanakan protokol kesehatan.*

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet