Satnarkoba Polres Cimahi Tangkap Pemuda Penjual Tembakau Gorila

  • 0 comments

CIMAHI, Ekpos.com - - Satuan Reserse Narkoba Polres Cimahi tangkap seorang pemuda berinisial DH (28) karena  menjadi pengedar tembakau sintetis atau tembakau gorila.

Tersangka diamankan di kontrakannya di Jalan Haji Gofur, Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Jumat (23/10/2020) pagi. Dari tangan DH, polisi menyita 151 paket tembakau gorila siap edar dan 250 gram tembakau yang belum diolah.

Kepala Satresnarkoba Polres Cimahi AKP Nasrudin menyatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula ketika polisi menerima laporan mengenai adanya peredaran narkoba jenis tembakau sintetis di wilayah hukum Polres Cimahi.

Polisi, lanjut dia, kemudian melakukan penyelidikan sekitar sebulan. Polisi mendapati pelaku menjual barang-barang terlarang tersebut secara daring atau online melalui akun Instagram @staystuff.id.

"Kami kemudian melakukan penyelidikan selama satu bulan. Akhirnya berhasil didapat alamat tempat tinggal pelaku dan tadi pagi kita tangkap," ungkap Nasrudin, Jumat (23/10/2020).

Setelah dilakukan penggeledahan, terang dia, polisi menemukan barang bukti narkoba jenis tembakau sintetis sebanyak 250 gram yang belum siap edar, dan 151 paket yang sudah siap dijual kepada penggunanya.

"Yang siap edarnya itu ada 98 paket ukuran 2 gram, kemudian 28 paket siap tempel, dan 25 paket ukuran 5 gram," terang Nasrudin.

Berdasarkan pengakuan tersangka, lanjut dia, narkoba tersebut didapat dari Kota Bandung yang dibeli secara online dari akun Instagram @mistergo.id seharga Rp 14 juta per 250 gram. Akun tersebut kini diburu Satresnarkoba Polres Cimahi.

Selanjutnya, tembakau sintetis dikemas oleh DH untuk dijual kembali kepada konsumennya dengan harga Rp 200 ribu untuk paket 2 gram dan Rp 450 ribu untuk paket 5 gram. Dari bisnis haram tersebut, tersangka mendapatkan keuntungan Rp 50 ribu.

"Tersangka sudah 4 bulan menjual dari mulai Cimahi sampai KBB. Konsumennya bisa anak sekolah sampai orang dewasa," katanya

DH kini sudah ditahan di Mapolres Cimahi, terancam hukuman 6 tahun penjara hingga hukuman seumur hidup karena melanggar Pasal 124 dan Pasal 112 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Ancamannya bisa hukuman mati. Saat ini kita sudah tahan tersangka," tandasnya.(adero)

 

 

 

 

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet