Pengadaan Naskah Soal Ujian dan Try Out MTs Jawa Barat Diduga KKN

  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com--- Penggandaan naskah soal ujian semester mulai dari PAS-PAT dan try out madrasah tsanawiyah baik negeri maupun swasta di Jawa Barat diduga korupsi, kolusi dan nepotisme ( KKN ) yang mengakibatkan kerugian negara miliaran rupiah setiap tahunya.

Berdasarkan informasi yang diterima redaksi Ekpos.Com praktek KKN penggandaan naskah tersebut dikondisikan oleh Kepala Kanwil Kemenag Jabar melalui bidang madrasah yang secara teknis dikerjakan oleh KKM Provinsi Jawa Barat bekerjasam dengan CV Citra Sarana Grafika (CSG) secara penunjukan. Padahal proyek yang nilainya mencapai miliaran rupiah tersebut seharusnya dilakukan secara lelang terbuka atau tender.

Besaran biaya penggandaan naskah PAS 1 , 2 maupun PAT sebesar Rp 17.500, sedangkan untuk naskah try out Rp 22.500. Padahal berdasarkan keterangan dari beberapa kepala madrasah, biaya untuk penggandaan naskah tersebut hanya berkisar Rp 10.000. Untuk kelebihanya dibagi bagi sesuai dengan alokasi yang telah disepakati antara Ketua KKM dengan percetakan. Sementara sumber danya diperoleh dari dana BOSS.

Dari data yang diperoleh untuk siswa Pas 1 dan 2 se Jawa Barat rata rata mencapai ratusan ribu siswa, begitupun untuk siwa PAT dan yang mengikuti try out. Sehingga jika dikumulatifkan kelebihan anggaran keuntungan bisa mencapai puluhan miliar yang kemudian dibagi-bagikan kepada kepala madrasah, KKM, dan para petinggi Kanwil Kemenag Jabar.  

Sementara itu, Kabid Madrasah, Abudin, saat dikonfirmasi baik di kantornya maupun melalui telepon selulernya, tidak memberikan jawaban dan selalu tidak ada di tempat.

“Mohon maaf bapak kebetulan sedang bertugas ke luar kota. Kalau mau silahkan layangkan surat resmi nani saya sampaikan ke beliau,”ungkap salah seorang staf humas Kanwil Depag Jabar, Selasa (20/10/2020).

Kasus tersebut belakangan diketahui telah ditangani oleh penyidik tipikor, namun hingga saat ini tidak ada keterangan apakah kasus tersebut ditindaklanjuti atau hanya jalan di tempat.

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet