Pemkot Bandung Raih Penghargaan Pencapaian UHC dari BPJS

  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com--- BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Jawa Barat memberikan penghargaan Special Achievement Pencapaian Universal Health Coverage (UHC) untuk Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Selain Pemmkot Bandung, Pemkot Cirebon juga meraih penghargaan dengan kategori yang sama.

Penghargaan diterima oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Rita Verita mewakili Wali Kota Bandung dalam acara Evaluasi Kinerja dan Apresiasi Mitra Kerja BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Jawa Barat Tahun 2020, Rabu (17 September 2020).

Dasar pemberian penghargaan, karena Pemkot Bandung dinilai berhasil meraih penghargaan tersebut karena memiliki cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan masyarakat di wilayahnya sebesar 95,5% dan masih terus ditingkatkan.

Kepala Dinkes Kota Bandung, Rita Verita menyatakan rasa bangganya atas prestasi yang diraih Kota Bandung dalam upaya meningkatkan akses pelayanan kesehatan masyarakat Kota Bandung. Ia menjelaskan, selain menjamin kesehatan masyarakat miskin, UHC juga dapat diakses oleh warga Kota Bandung yang belum memiliki kepesertaan BPJS untuk dapat ditanggung pembiayaannya sebagai peserta kelas 3.

“Pemerintah Kota Bandung sangat memperhatikan pembiayaan bagi masyarakat miskin juga bagi masyarakat yang belum menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),” kata Rita.

Ia juga berharap agar UHC di Kota Bandung tetap dapat dipertahankan karena sangat penting bagi masyarakat yang memerlukan kemudahan akses pelayanan kesehatan.*

                                                                                                                                                                                    

Kelurahan Derwati Target Pencapaian 100% ODF

BANDUNG, Ekpos.Com--- Kelurahan Derwati, Kecamatan Rancasari menjadi target kelurahan dengan capaian 100% Open Defecation Free (ODF) yang ke-8 di Kota Bandung pada tahun 2020 ini.

Kelurahan Derwati akan menyusul 7 kelurahan lainnya di Kota Bandung yang sudah lebih dahulu mencapai 100% ODF, yakni Kelurahan Manjahlega, Kelurahan Paledang, Kelurahan Cihapit, Kelurahan Citarum, Kelurahan Ciateul, Kelurahan Rancanumpang, dan Kelurahan Antapani.

ODF merupakan kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan. ODF dapat dicapai jika setiap kepala keluarga (KK) memiliki jamban sehat, yakni jamban yang pembuangan akhirnya ke septic tank.

Terkait hal ini, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Rita Verita beserta jajarannya turut memantau langsung kondisi jamban sehat yang ada di Kelurahan Derwati pada Rabu (16/09/2020) didampingi Sekretaris Kecamatan Rancasari, Yogaswara dan Lurah Derwati, S. Boedhi.

Rita menyampaikan bahwa sebagai kota sehat, Kota Bandung memiliki target 100% ODF pada tahun 2020, sehingga meskipun dalam kondisi pandemik, pemicuan ODF harus tetap dilakukan.

“Dengan adanya covid-19, target Kota Bandung untuk mencapai ODF 100% menjadi terhambat, tapi kita harus tetap semangat dan berusaha semaksimal mungkin. Semoga tahun ini target tersebut bisa tercapai,” kata Rita.

Lebih lanjut, Rita juga mendorong Kelurahan Derwati agar dapat membangun jamban sehat bagi 24 KK yang belum mendapatkan akses ke jamban sehat. Selain itu, ia juga menyampaikan manfaat besar yang akan dirasakan masyarakat dengan tercapainya 100% ODF, yakni akan menekan tingkat penularan penyakit yang berhubungan dengan sanitasi serta mencegah terjadinya stunting.

“Saat ini akses jamban sehat di Kota Bandung baru 68,5%. Permasalahannya kebanyakan karena keterbatasan lahan, tapi kami harap aparat kewilayahan, serta sektor lain yang terkait dapat membantu ketersediaan lahan yang cukup demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” tambah Rita.

Menanggapi hal tersebut, Lurah Derwati, S. Boedhi menjelaskan bahwa pihaknya sudah bekerja sama dengan Puskesmas, Badan Pertanahan Negara dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat setempat untuk menyediakan akses jamban sehat bagi masyarakat.

“Dari 5.000 KK yang terdata di Kelurahan Derwati, tinggal 24 KK lagi yang belum punya akses jamban sehat. Artinya sudah 99,5% warga memiliki akses ke jamban sehat. Sisanya akan segera tercapai pada bulan Oktober mendatang,” jelas Boedhi.

Boedhi menjelaskan bahwa 24 KK yang belum mendapatkan akses jamban sehat akan mendapatkan bantuan renovasi rumah melalui program Rumah Layak Huni (Rutilahu) dari Pemerintah Kota Bandung bersama 6 KK lainnya pada Oktober mendatang. Ia juga menambahkan meski memiliki kendala keterbatasan lahan dan ruangan dari pemilik rumah, partisipasi warga di Kelurahan Derwati terkait capaian target 100% ODF sangat baik. Sebagian besar warga baru tahu tentang pentingnya ODF sehingga merespon baik adanya program ini.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Kota Bandung yang melakukan verifikasi langsung oleh kepala dinas. Ini menambah semangat kami untuk mencapai target 100% ODF,” tambah Boedhi.*

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet