Diduga Langgar Hak Cipta, Charly Van Houten Akan Dipolisikan

  • 0 comments

BANDUNG,- Ketua Biro Hukum DPP Manggala Garuda Putih Muhammad Ijudin Rahmat selaku kuasa hukum musisi Indra Firji pencipta lagu Sahabat Kecil yang dinyanyikan oleh betrand peto berencana akan menggugat dan melaporkan perusahaan Ruben Onsu.

Ruben dinilai telah mengekploitasi lagu ciptaannya tanpa ijin dan memberikan konpensasi apapun apalagi disebut ciptaan itu penciptanya Charly Van Houten

"Ya besok kami akan layangkan somasi ke PT Karya Onsu Indonesia selaku penanggung jawab atas peredaran lagu Sahabat Kecil," kata Ijudin dalam keterangan yang diterima redaksi, Minggu (25/10).

Pihaknya juga akan berkonsultasi dengan SPKT Polda Jabar terkait pelaporan pelanggaran Undang Undang Hak Cipta No 28 tahun 2014 pasal 113, Senin (25/10).

Ancaman pidananya, tegas dia, 4 tahun penjara dan denda Rp. 1 milyar.

"Jelas sekali pihak PT Karya Onsu indonesia telah mengambil keuntungan dan menyebarkan lagu tersebut tanpa ijin dari pencipta lagu. Hal itu merupakan pelanggaran hak cipta," kata pengacara yang biasa disapa Kang Judin.

Selain itu, kata Ijudin, pihaknya juga berencana melaporkan Charly VHT yang mengaku sebagai pencipta lagu "Sahabat Kecil" di tahun 2019.

Padahal, tegas dia, tahun 2016 Indra Firji telah mengggarap lagu itu dan dinyanyikan oleh Tegar dan telah beredar di Youtube.

"Jadi kalau tiba tiba Charly VHT pada 2019 mengaku menciptakan lagu itu khusus untuk Bertrand Onsu ini merupakan pembohongan publik. Dan ini merupakan pelanggaran UU ITE no 19 tahun 2016, sangat merugikan klien kami," cetusnya.


Ijudin mengungkapkan, kasus serupa sudah seringkali terjadi di Indonesia sehingga banyak seniman hidup susah akibat karyanya dicaplok orang lain.

"Demi keadilan kami akan perjuangkan hak-hak klien kami secara hukum yang berlaku di Republik Indonesia untuk memberikan efek jera. Kami akan berusaha keras agar mereka yang melakukan pelanggaran hak cipta dapat dipenjarakan," tandasnya. [mae]





 

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet