Yossi: Pontren Harus Mampu Menyiapkan SDM Berdaya Saing

  • 64 views
  • 0 comments

BANDUNG---Pondok Pesantren dinilai memiliki peran penting dalam menunjang kegiatan ilmu agama Islam. Pesantren juga mampu berperan menyiapkan sumber daya manusia, yang unggul dan mampu berdaya saing. 

Hal tersebut dikemukakan oleh Sekretaris Daerah Kota Bandung, Yossi Irianto pada kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Forum Pondok Pesantren se-Kota Bandung tahun 2018 di Gedung Badan Kesejahteraan Masjid Kota Bandung, Minggu (4/2/2018).

"Oleh karena itu hasil rapat ini diharapkan mampu memberikan potensi yang baik untuk para santri dan santriwati," ujarnya. 

 Yossi berharap, Rakerda menjadi  forum tertinggi bagi sebuah organisasi, yang bisa dijadikan sebuah evaluasi atas kinerja sebelumnya. Sehingga keputusan di Rakerda menjadi pondasi agar pesantren mampu berkontribusi dalam pembinaan umat dan pengembangan ukhuwah Islamiyah. 

“Sudah saatnya para santri diberikan ilmu terapan, dan bukan hanya ilmu-ilmu dasar. Sehingga para santri bisa memiliki dasar untuk mampu bersaing dengan lulusan sekolah umum. Selain matang secara akademis, berahlak baik, juga mampu beradaptasi dengan dinamika kehidupan," tutur Yossi. 

Yossi mengatakan, ilmu yang diberikan di pesantren mampu direfleksikan dalam kehidupan sehari hari. Sehingga pondok pesantren bisa mendapatkan pengakuan bahkan dukungan publik yang semakin kuat. Sedangkan bentuk dukungan Pemerintah Kota Bandung, dengan menggelar kegiatan keagamaan agar peradaban Islam di Bandung menjadi makmur.

“Sejauh ini pemerintah telah melakukan kegiatan, seperti Magrib Mengaji, Subling (Subuh Keliling) itu salah satu tujuan memotivasi warga agar bisa melaksakan ibadah kepada Allah. Upaya lainnya adalah pencanangan Bandung Kota Islam berupa pelatihan bahasa Inggris untuk ulama, Alquran digital, aplikasi Mobile Zakat,”papar Yossi.

Sedangkan yang berkaitandengan bidang ekonomi diungkapkan Yossi, yaitu program Kredit Mesra (Masjid Sejahtera) yang telah diluncurkan tahun lalu. Program tersebut diluncurkan, agar masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan dan pertumbuhan ekonomi kerakyatan. 

"Insya Allah dengan beberapa program yang diluncurkan Pemkot Bandung, bisa dimanfaatkan dan dipahami oleh masyarakat. Sehingga kemakmuran di kota ini semakin meningkat," pungkas Yossi. Ganefa

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet