Yayan: Elih Dikembalikan ke UPI Sebuah Citra Positif

  • 40 views
  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com--- Dikembalikannya Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana ke UPI, mengundang sejuta tanya bagi masyarakat pendidikan. Apalagi Elih dikembalikan pada situasi menjelang penerimaan peserta didik baru (PPDB).

Hal tersebut mengusik Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bandung, Yayan A Brillyana untuk memberikan klarifikasi bahwa pengembalian Elih tersebut bukan karena citra negatif justru sebuah citra positif.

“Selama kepemimpinannya, beliau sudah menciptakan kader handal.  Sekarang pendidikan Kota Bandung sudah punya dasar yang kuat. Dengan modal yang sudah diberikan Pak Elih, pendidikan Kota Bandung sudah bisa dilanjutkan dan terus ditingkatkan lagi kualitasnya,”jelasnya.

Dijelaskan Yayan, Elih dikembalikan melalui SK Wali Kota Bandung nomor 880/278-BKPP/2019 tanggal 28 Januari 2019 tentang pemberhentian Jabatan Tinggi Pratama Dinas Pendidikan Kota Bandung. Juga, adanya amanat undang-undang dan tidak bisa selamanya. Sehingga tugas dan fungsinya diberhentikan sebagai Kadisdik Kota Bandung dan harus dikembalikan agar dapat mengembangkan karirnya sebagai dosen.

“Dulu pun ada pak Koswara yang menjadi Inspektur Kota Bandung yang berasal dari BPKP bertugas untuk membenahi Inspektorat dan kemudian dikembalikan,” ujarnya.

Menurut Yayan, hasil dari kepemimpinan Elih, pola pendidikan Kota Bandung menjadi role model di tingkat nasional terutama dalam kaitannya dengan sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Selain itu, Elih telah sukses dalam menerapkan sistem PPDB online, tidak ada lagi sekolah favorit melalui penyebaran guru professional.

“Pak Elih telah menanamkan fondasi yang kuat dalam pendidikan di Kota Bandung. Beliau pun menanamkan sistem integritas sehingga tidak ada lagi pungutan liar. Pak Elih sudah menenamkan itu selama lima tahun ke belakang,” ujar Yayan.

Selama kepemimpinannya, Elih telah berhasil menorehkan berbagai prestasi sehingga Kota Bandung meraih penghargaan tingkat nasional seperti Anugerah Ki Hajar untuk kepedulian, komitmen dan dedikasinya dalam pendayagunaan pengembangan TIK pendidikan, dan Kawastara Pawitra yang merupakan penghargaan yang diberikan kepada pemerintah daerah yang dianggap peduli terhadap program pelatihan kepala sekolah.***

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet