Yana: Wacana ASN Kerja di Rumah Belum Tepat Dilaksanakan di Kota Bandung

  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---Plh Wali Kota Bandung Yana Mulyana menilai wacana pegawai negeri sipil (PNS) atau ASN bekerja di rumah yang digulirkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokraasi (PANRB) belum saatnya diberlakukan di Kota Bandung.

Pasalnya dari sisi kemampuan sumber daya manusia (SDM) yang ada saat ini belum seluruhnya melek teknologi.

"Jujur untuk di Pemkot Bandung be3lum bisa diberlakukan. Karena secara fisik ASN ini (masih) dibutuhkan," ucapnya usai meresmikan Kampung Wisata Al-Quran, di Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, Senin (12/8/2019).

Dia menyebut, wacana PNS bekerja di rumah perlu didukung dengan beberapa penyiapan terutama dari sisi kemampuan. Ia menilai PNS yang ada sekarang belum seluruhnya memahami tentang dunia teknologi digital.

"Karena kita ini tidak seperti milenial sekarang yang bisa berkantor di mana saja," katanya.

Ia juga menambahkan,  infrastruktur atau sistem pemerintahan saat ini belum seluruhnya terintegrasi secara digital. Ada beberapa pekerjaan yang masih harus dikerjakan secara manual.

"Belum tentu semua pekerjaan di Pemkot ini terintegrasi dengan internet dengan aplikasi jadi masih banyak yang harus dikerjakan secara manual," katanya.

 Hal serupa diungkapkan Gubernur Jabar Ridwan Kamil (RK),  menurutnya wacana PNS bekerja dari rumah bukan tidak mungkin terealisasi, asalkan individu PNS tersebut bisa berkomitmen menyelesaikan tugas-tugasnya dengan baik.

"Ujung dari sebuah pekerjaan adalah produktivitas. Artinya berbagai cara bisa menyesuaikan, selama target dan produktivitas bisa dipertanggungjawabkan. Pada dasarnya akan memantau dulu wacana PNS kerja di rumah ini," kata RK di Bandung, Minggu (11/8/2019).

Meski begitu, ia berharap pemerintah mengkaji lebih jauh kekurangan dan kelebihan wacana PNS bekerja dari rumah. Sebab, masih banyak pekerjaan PNS yang masih harus bertatap muka dengan masyarakat.***

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet