Yana: Kepala Sekolah Harus Tanggap dan Cakap Tuntaskan Persoalan Pendidikan

  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyatakan kepala sekolah memiliki peran penting dalam meningkatkan mutu dan pelayanan pendidikan di Kota Bandung. Untuk itu, ia berharap para kepala sekolah cekatan, tanggap dan cakap dalam menuntaskan persoalan pendidikan di Kota Bandung.

Hal tersebut dikatakan Yana dalam acara seminar sekaligus pelantikan pengurus baru DPC Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI) Kota Bandung periode 2019-2023, di Aula Kantor Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ilmu Pengetahuan Alam (P4TK IPA) Jalan Diponegoro, Bandung, baru-baru ini.

Yana berharap keberadaan DPC AKSI Kota Bandung turut menyukseskan program Pemkot, khususnya di bidang pendidikan. Asosiasi juga harus membantu menanggulangi persoalan di lapangan, demi meningkatkan mutu dan pelayanan‎ pendidikan di Kota Bandung.

"Saya harap (AKSI) bisa membantu menyampaikan program Pemerintah Kota ataupun permasalahan yang terjadi di Kota Bandung. Kita bersama-sama mencari solusi untuk meningkatkan pendidikan di Kota Bandung,‎" kata Yana.

Selain itu, adanya AKSI dapat menjadikan koordinasi antara sekolah bersama pemerintah bisa semakin lancar. Karena dalam AKSI ini mengakomodir semua kepala sekolah dari jenjang pendidikan setingkat TK sampai setara SMA.

"Ini sejenis paguyuban seluruh kepala sekolah lintas kewenangan. Mudah-mudahan dengan bergabung ini dapat mempermudah komunikasi guna meningkatkan pendidikan di Kota Bandung‎," ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, Hikmat Ginanjar sangat mengapresiasi peran aktif dari para kepala sekolah yang berhimpun dalam AKSI. ‎Bukan hanya dari lintas jenjang pendidikan, namun juga kepala sekolah swasta dan negri yang ikut membaur.

"Bagaimana tidak, ibu dan bapak adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan untuk mencerdaskan bangsa. Kita punya tanggung jawab sama,” ucap Hikmat.***

 

Dikatakan Hikmat, untuk mewujudkan cita-cita mencerdaskan kehidupan bangsa, perlu adanya kerjasama antar semua lini‎. Baik itu dari pihak sekolah melalui pendidikan formal, maupun stakeholder lain di luar sekolah.

 

"Tugas ibu bapak sangat mulia, sesuai yang diamanatkan undang-undang. Yang paling penting bagaimana mengembangkan pendidikan berkolaborasi dengan semua lini. Ini penting bagi kita, semua program sudah bagus tinggal implementasi dan konsistensi. Semua punya pendapat, ide dan gagasan, mari saling hormati perbedaan untuk mewujudkan anak-anak kita lebih cerdas," bebernya.

 

Sedangkan Ketua Umum AKSI Kota Bandung, Tito Suhendar menyatakan, pihaknya berkomitmen berkolaborasi dengan Pemkot Bandung untuk memperbaiki kualitas pendidikan di Kota Bandung. Sekalipun posisi AKSI merupakan lembaga independen.

 

"AKSI siap bekerja sama dan bersinergi dengan Pemkot, untuk menyukseskan mutu dan layanan pendidikan di Kota Bandung. Untuk itu, saya meminta bapak dan ibu bisa terlibat aktif‎ bersama DPC AKSI Kota bandung sekalipun tidak masuk dalam kepengurusan," ungkap Tito.

 

‎‎Tito menuturkan, AKSI sempat vakum beberapa saat. Namun kini siap kembali hadir di Kota Bandung, untuk ikut andil dalam upaya peningkatan pendidikan. 

 

‎"Keberadaan aksi ini untuk meningkatkan, mengembangkan, memberdayakan dan menjaga marwah profesionalitas kepala sekolah ke arah lebih baik. Tentunya berbasis kompetensi," pungkasnya.***

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet