UU: Pelajar di Jabar Harus Juara Secara Lahir dan Batin

  • 25 views
  • 0 comments

BEKASI, Ekpos.Com---Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengajak para pelajar di Jawa Barat, menjadi juara secara lahir dan batin. Sebab menurutnya, prestasi secara fisik tidak akan membanggakan kalau perilakunya tidak baik.

“Maka, pelajar di Jabar yang harus juara dalam hak perilaku dan moral yang baik,” ungkap Uu saat membuka acara Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat Jawa Barat, di Graha Pariwisata, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Selasa (16/10/2018), seperti dikutip dari laman disdikjabar.

Menurut Uu, sesuai dengan visi Pemerintah untuk menjadikan Jawa Barat 'Juara Lahir Batin', hal tersebut harus mulai dipupuk oleh siswa Jawa Barat.

"Kita bangga kalau ada siswa Jawa Barat yang menang Olimpiade di tingkat nasional, bahkan di tingkat Internasional. Kita juga bangga kalau misalnya siswa SMK mampu bersaing di dunia industri dengan baik. Namun akan lebih bangga lagi jika para siswa ini, selain menjadi juara secara lahir namun juga menjadi juara secara batin, dengan memiliki akhlak dan moral yang baik," tutur Uu.

Dikatakan Uu, menjadi juara secara lahiriah saja tidak lengkap tanpa disertai juara secara batin. Jadi keduanya harus diperjuangkan agar dapat dicapai secara bersama.

"Kalau kita hanya juara secara lahir saja, sedangkan batinnya enggak, kita hanya akan merasa kosong melompong, tak bisa merasakan ketenangan,"ujarnya.

Maka dari itu, Uu mengajak siswa lewat lembaga pendidikan untuk fokus membenahi akhlak dan moral siswa, salah satunya dengan program pendidikan karakter. Uu pun berharap melalui LKS 2018 ini menjadi salah satu cara untuk mengevaluasi pembelajaran yang telah dilakukan di sekolah.

“"Kita bisa meningkatkan itu lewat pendidikan karakter yang dilakukan di sekolah. LKS ini diharapkan menjadi ajang evaluasi terhadap guru, untuk melihat sejauh mana sih mereka mendidik siswa dalam pembelajaran di sekolah. Apalagi di era milenial ini, guru dituntut untuk lebih aktif dan harus lebih melek teknologi dibandingkan siswanya. Jangan sampai guru kalah canggih dari siswanya,”paparnya.***

 

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet