UU 17/2017 TENTANG ORMAS DI JUDIAL REVIEW, SAKSI DAN AHLI PEMOHON BELUM SIAP

  • 303 views
  • 0 comments

 Sidang Pengujian Undang-undang (Judicial Review) Nomor 2/Puu-Xvi/2018 di Mahkamah Konstitusi tentang UU No. 16 Tahun 2017 Tentang UU ORMAS berlangsung hari ini (6/3/2018).

Menurut DR (c) T. Mangaranap Sirait,SH.MH yang juga didampingi Roslina Simangunsong, SHMH  dan Teddi Adriansyah,SHMH  advokat dari LBH Pembela Pancasila,  agenda sidang hari ini  mendengarkan keterangan DPR RI, keterangan Pihak Terkait Tidak Langsung LBH Pembela Pancasila, dan Forum Advokat Pengawal Pancasila (FAPP), tapi sayangnya saksi dan ahli para pemohon judicial  tidak siap memberikan keterangannya sesuai dengan ketentuan MK sehingga harus ditunda minggu depan katanya.

Selanjutnya menurut T. Mangaranap Sirait  UU ORMAS dalam Press releasenya dikatakan UU ORMAS telah memenuhi kriteria keilmuan hukum yang sesuai dengan perkembangan zaman, di mana  secara substansi materiil maupun formil pembuatannya  telah sesuai dengan aturan Pembentukan Peraturan Perundang-undangan  UU No. 12 Tahun 2011. Mengenai  phrasa “atau paham lain” dalam UU ORMAS tersebut secara teoritis sudah benar dan mutlak diperlukan sebagaimana terminologi hukum yang mengatakan “ad ea quae frequentius accidunt jura adaptanture”  yang artinya hukum harus disesuaikan dengan hal-hal yang sering terjadi di masyarakat atau Laws are adapted to those cases which more commonly occur imbuhnya, dan kembali menurut Mangaranap “..UU ini dibuat untuk mengantisipasi perkembangan sosiologis masyarakat  secara nasional maupun global, yang paham-pahamnya dapat mendestruksi tegaknya kedaulatan negara dan mendistorsi terjaganya persatuan dan kesatuan bangsa sehingga sangat konstitusional kata Mangaranap.

Sementara menurut catatan redaksi yang hadir dari pihak Forum Advokat Pengawal Pancasila (FAPP) antara lain  I Wayan Sudirta,SH., Andi Hakim,SH, Dominika Budi Christiani,SH,  Putri Indraningtyas SH. dan Sari, SH.

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet