Untuk Tingkatkan Mutu Pelayanan Disdik Kota Bandung Luncurkan 4 Aplikasi Inovasi

  • 18 views
  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com--- Untuk memperkuat dan meningkatkan mutu pelayanan bidang pendidikan, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung meluncurkan empat aplikasi inovasi pendidikan sekaligus di Hotel Horison, Kota Bandung, Sabtu (15/12/2018).

Empat aplikasi inovasi pendidikan yang diluncurkan yaitu Sikasep (sistem seleksi kepala sekolah profesional), Sigeulis ( siswa guru berliterasi ) Ngabaur (Ngamumule budaya urang ) dan Puber (pusat sumber belajar).

"Disdik terus berupaya meningkatkan pelayanan bidang pendidikan untuk memperkuat pendidikan pelayanan yang lebih baik dengan meluncurkan empat aplikasi inovasi. Empat aplikasi inovasi itu untuk memberikan ruang kepada guru dan siswa berinovasi, berkolaborasi mencari solusi yang terbaik untuk meningkatkan pendidikan." ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Elih Sudiapermana.

Elih meminta semua guru dan siswa di Kota Bandung harus berinovasi untuk mewujudkan Bandung unggul , nyaman, sejahtera dan agamis . Elih mengingatkan tidak boleh lagi ada sekolah tidak berinovasi dengan alasan lokasinya terpencil, semua harus terkoneksi .

" Inovasi itu dulu masih bisa pilihan, tapi sekarang inovasi itu keharusan. Jadi semua sekolah harus bisa memecahan masalah mencari solusi dengan inovasi,"tegas Elih.

Elih mengatakan, Sikasep sistem seleksi kepala sekolah profesional memberi ruang kepada siapapun guru di Bandung yang memenuhi syarat minimal. Selama ini perekrutan kepala sekolah dibatasi per sekolah.

“Dengan sistem ini menjadi  terbuka, untuk tahap pertama yang daftar 520 orang. Sehingga setiap tahapan seleksi berlangsung transparan, kredibel, dan akuntabel, serta menghasilkan kepala selokah yang lebih terjamin,”katanya seraya menjelasdkan, seleksi calon kepala sekolah tahun 2018 ini, untuk jabatan kepala sekolah yang belum definitif, serta persiapan bagi pengganti jabatan kepala sekolah yang akan menjalankan pensiun.

Sedangkan aplikasi Sigeulis menurut Elih,  untuk menampung karya-karya guru maupun siswa yang memiliki minat literasi tinggi. Siswa dan guru bisa menyimpan karya di aplikasi Sigeulis, sehingga karya-karyanya bisa diakses dan dilihat oleh siapapun.

“Guru dan siswa yang jago nulis bisa dipublikasikan melalui aplikasi Sigeulis, mulai dari puisi, esai, novel dan lainnya,”ungkapnya.

Sementara aplikasi Pusat Belajar (Puber) seluruh sekolah dan guru diharapkan dapat berkolaborasi saling menukar ilmu.

“Sudah saatnya kini koordinasi, kolaborasi, bekerjasama dalam inovasi untuk meningkatkan mutu pendidikan. Media ajar yang disimpan di PUBER diharapkan dapat bembantu siswa dan guru dalam proses pembelajaran. Contohnya Guru yang jago ngajar matematika akan di videokan, dan videonya dapat dimanfaatkan oleh guru lainnya di Kota Bandung,”ungkapnya.

Peluncuran aplikasi inovasi dihadiri seluruh kepala sekolah SD dan SMP se Kota Bandung, Dewan pendidikan dan tokoh pendidikan. Acara tersebut juga diisi berbagai seni budaya dari beberapa sekolah, serta ada pembagian buku karya tulisan beberapa guru.***

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet