UMR Kota Bandung Tahun 2019 Naik Sebesar Delapan Persen

  • 78 views
  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---Tinggal menunggu hasil survey kebutuhan laik hidup masyarakat dari Dewan Pengupahan, Upah Minimum Kota (UMK) Bandung tahun 2019 diperkirakan naik 8 persen dari besaran saat ini Rp 3.091.445.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung, Asep Cucu mengatakan, perumusan UMK tahun 2019 hampir selesai. Dewan Pengupahan Kota Bandung tinggal melakukan survei kebutuhan laik hidup masyarakat. Dia memprediksi kenaikan tahun depan tidak akan terlalu jauh yakni sekitar 8 persen bila melihat perkembangan inflasi nasional dan produk domestik broto (PDB).

"Saya kira adanya kenaikan 8 persen, cukup ideal kalau berdasarkan kebutuhan laik hidup warga Kota Bandung," katanya Senin (5/11/2018).

Menurutnya tahun lalu rata-rata kebutuhan laik hidup warga Kota Bandung mencapai Rp 2,8 juta atau berada di bawah UMK sebesar Rp 3.091.445. Sehingga, ia menyakini kenaikan di tahun 2019 masih ideal bagi warga Kota Bandung.

"Tahun lalu kan kebutuhan laik hidup kita (warga Kota Bandung) Rp 2,8 juta, tapi UMK kita di atas itu. Jadi saya kira kenaikan tahun depan juga masih cukup ideal," tutur dia.

Dia optimistis, perumusan UMK Bandung akan berjalan dengan baik. Mengingat sejauh ini DPK yang terdiri dari pemerintah, serikat pekerja dan pelaku usaha sepakat dengan proses perumusan.***

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet