Tim Kesehatan TNI Masuki Daerah Terisolir di Donggala

  • 10 views
  • 0 comments

DONGGALA, Ekpos.Com---11 personel Tim Kesehatan TNI bersama para relawan dokter dari Universitas Hasanuddin Makassar, dengan menggunakan Helikopter MI-17 dari Skadron 31/Serbu Penerbad TNI AD melakukan penyisiran pasca bencana gempa dan tsunami di wilayah Donggala, Sulawesi Tengah, Selasa (9/10/2018). 

Tim Kesehatan TNI dipimpin langsung oleh Kepala Kesehatan Kostrad Kolonel Ckm dr. A. Zumaro, M.Si., Med., SpB-KBD. menyisir wilayah Donggala dan berhasil memasuki daerah terisolir di Desa Rano, Kecamatan Balaengsang, Kabupaten Donggala. 

Kepala Kesehatan Kostrad Kolonel Ckm dr. A. Zumaro mengatakan bahwa Tim Kesehatan TNI yang berkekuatan 11 personel, terdiri dari lima dokter dan enam tenaga medis dan tiga orang dokter relawan dari Universitas Hasanuddin akan memberikan pengobatan kesehatan di Desa Rano yang dihuni kurang lebih 1.600 orang.

“Setelah dilakukan penyisiran di keempat dusun yang ada di Desa Rano, Tim Kesehatan TNI beserta tiga dokter relawan mendapatkan 65 orang yang menjadi korban bencana gempa bumi dan tsunami,” ujarnya.

Menurut Kolonel Ckm dr. A. Zumaro, beberapa korban mengalami luka berat dan ringan, sehingga membutuhkan tindakan medis.  Dari 65 orang korban tersebut ada satu yang mengalami patah tulang dan satu lagi mengalami gagal jantung, sehingga harus di evakuasi dengan menggunakan Helikopter MI-17 untuk mendapat penanganan lebih lanjut,” jelasnya. (Puspen TNI).

 

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet