Tiga Pilar se Bandung Raya Sepakat Tangkal Radikalisme

  • 11 views
  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---Tiga Pilar se Bandung Raya sepakat untuk  menangkal radikalisme, terorisme, dan hoax alias berita bohong. Meski Jawa Barat dinilai aman dan kondusif, namun ketiga pilar yang terdiri dari para Lurah/Kepala Desa (Pemda), Babinsa (TNI), dan Bhabinkamtibmas (Polri) ini, diharap lebih gigih memeliharanya. Terutama dalam menghadapi Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu Serentak 2019.

Hal itu mengemuka pada acara Apel Besar Tiga Pilar dalam rangka meningkatkan sinergitas, dan mendukung Pilkada Serentak 2018 aman, guna mewujudkan Jabar kondusif di Lapangan Gasibu Bandung, Sabtu (2/2).

Menurut Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, tugas yang dijalani aparat desa/kelurahan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas bekerja 24 jam per hari, akan lebih memahami benar denyut nadi dan keluh kesah warganya.

"Perannya sangat strategis dalam melindungi, mengayomi, dan mensejahterakan warga. Termasuk melindungi warga dari faham radikalisme, terorisme,dan hoax," katanya.

Ancaman-ancaman itu merusak akal sehat pelaku, dengan menebar ketakutan dan bahkan menghilangkan nyawa. "Apel akbar tiga pilar ini bersifat strategis. Terutama dalam mengajak masyarakat mencerna dan menyebarluaskan informasi,"ujarnya.

Lain halnya Pangdam III Siliwangi, Mayjen Doni Monardo, ia mengingatkan pentingnya deteksi dini setiap ancaman dan gangguan sekaligus menindak tegas setiap pelanggaran.

"Syaratnya ketiga pilar harus lebih menguatkan koordinasi, komunikasi, dan sinergi.  Karena sukses pilkada dan pemilu serentak, merupakan tanggung jawab semua pihak," tandasnya.

Pangdam mengajak ketiga pilar untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan,  agar senantiasa mendapat perlindungan saat melaksanakan tugas di lapangan, bersikap netral dan tidak berpihak. Selain itu, mampu berperan menjadi sumber informasi bagi pimpinan dan instansi, serta meningkatkan soliditas sesama aparat.

Sementara itu Kapolda Jabar Irjen Pol. Agung Budi Maryoto, menekankan pentingnya memelihara kamtibmas. Karena institusi ketiga pilar, memiliki struktur yang kuat mulai dari tingkat pusat hingga desa dan kelurahan.

"Intinya dengan mengembalikan norma-norma sosial seperti kewajiban tamu melapor 1 x 24 jam," tegasnya, seraya mengingatkan ketiga pilar cepat mengetahui faham-faham radikalisme, serta melakukan pemecahan masalah.

Pada kesempatan tersebut para Lurah/Kepala Desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas menyampaikan pernyataan sikap, yakni : siap mengamankan dan mensukseskan Pilkada Serentak 2018 aman, dan damai. Berperan aktif mensosialisasikan  menolak faham radikal dan terorisme. Berperan aktif mensosialisasikan menolak segala bentuk hoax atau berita bohong, yang menimbulkan kebencian suku, ras, agama, dan antar golongan. Serta mendukung aparat pemerintah dan keamanan menciptakan situasi kamtibmas di Jabar. Ganefa

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet