Tidak Terlilit Kasus, bjb Ingin Perangi Rentenir Online

  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---Bank Jawa Barat dan Banten (bank bjb) yang merupakan lembaga perbankan tanpa kasus korupsi dengan kinerja keuangan yang positif, menggelar soft launching fitur anyar bjb Digi yakni QR Payment (transfer on us) dalam acara Fastival Djoeang, belum lama ini. Acara soft launching tersebut, dihadiri Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, Direktur Utama bank bjb, Yuddy Renaldi, Direktur IT Treasruy, dan Internasional Banking, Rio Lanasier, dan Direktur Operasional, Tedi Setiawan.

Peluncuran ini menunjukkan bank bjb telah memasuki era digitalisasi. Apalagi bank bjb telah memiliki izin prinsip dari mobile banking Digi Cash yang akan semakin memberikan kemudahan kepada para nasabah dan juga masyarakat secara luas.

Acara soft launching tersebut, berjalan dengan lancar. Hal ini, menunjukkan pengolahan sistem dan data dalam QR Payment tersebut telah berjalan dengan baik.

“Kita ingin memperlihatkan kepada publik mengenai fitur baru di bjb Digi yakni QR Payment. Dan proses soft launching berjalan dengan lancer,” ujar Dirut bank bjb, Yuddy Renaldi.

Direktur IT Treasruy, dan Internasional Banking bank bjb, Rio Lanasier menjelaskan, pihaknya menargetkan keberadaan QR Payment ini akan memerangi rentenir online yang tengah menjamur saat ini. Dengan keberadaan QR Payment, maka nasabah akan menabung di rekening bank bjb.

“Secara otomatis akan meningkatkan CASA bank bjb dan akan kita akan salurkan kredit kepada masyarakat,” ungkap Rio.

Menurutnya, dengan menggunakan QR Paymnet maka nasabah atau masyarakat bisa melakukan transfer via QR Code untuk memenuhi kebutuhan transaksi. Dengan QR Paymnet ini, maka bank bjb tengah membidik untuk menontunaikan transaksi di Jawa Barat dan Banten.

“Target kita adalah di pasar-pasar dan para pelaku UKM,” terangnya.

Dengan keberadaan QR Payment ini, maka secara langsung akan menurunkan transaksi tunai di bank bjb. Selain itu, juga akan meningakatkan dana murah di bank bjb.

“Saat ini, prosentase dana murah bank bkb mencapai 42%. Dan target kita menjadi 52% setelah peluncurkan QR Payment ini,” tegasnya.

Sesuai dengan timeline Bank Indonesia dan Otoritas Kasa Keuangan (OJK) pada Januari 2020 mendatang, bank bjb akan langsung beraksi. Yakni dengan memberlakukan QR Payment ini di ratusan ribu merchant.

“Jika izin resmi sudah didapat, maka sesuai dengan timline BI dan OJK pada Januari 2020, kita akan langsung bergerak. Sudah ada ratusan ribu merchant dan setiap merchant hanya membutuhkan satu QR Code dari bank bjb,” ucapnya.

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet