Tersangka Pemilik Miras Oplosan Dikenakan Sanksi Substansi dan TPPU

  • 72 views
  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com--- Selain dikenakan substansi miras oplosan, Polda Jabar juga memberikan sanksi tindak pidana pencucian uang (TPPU) kepada Samsudin Simbolon dan Hamciah Manik pemilik miras oplosan yang menelan korban jiwa puluhan orang di Cicalengka, Kabupaten Bandung beberapa waktu lalu. Akibatnya, lima aset tak bergerak milik tersangka, disita penyidik Ditreskrimsus Polda Jabar dan sudah mendapat penetapan pengadilan.

Aset-aset tersebut, yakni sebidang tanah dan bangunan dengan sertifikat hak milik No. 218, luas 224 M2 di Desa Cicalengka wetan Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung Bandung serta Sertifikat Hak Milik No.219, dengan luas 56 meter persegi. Sebidang tanah dan bangunan berupa Toko luas 210 meter persegi di Jalan Raya By Pass Desa Cicalengka Wetan Kabupaten Bandung.

Kemudian, sebidang tanah dan bangunan seluas 292 meter persegi di Desa Ganjar Kecamatan Nagreg Kabupaten Bandung, se bidang tanah terletak di Desa Ganjar Sabar Kecamatan Nagreg Kabupaten Bandung dengan luas 2184 meter persegi. Serta sebidang tanah terletak di Desa Bojong Kecamatan Cicalengka, Kab. Bandung dengan luas 2285 meter persegi.

 "Selain substansi kasus (miras oplosan), tersangka juga kami kenakan Pasal 3 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU, dengan ancaman 20 tahun penjara, serta denda Rp 20 miliar. Kami sudah berkoordinasi dengan kejaksaan dan pengadilan.  Aset tersangka berupa lima bidang tanah serta uang cash Rp 65 juta sudah kami sita," ujar Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto di Jalan Palasari Kota Bandung, Kamis (5/7).

Dijelaskan Kapolda, selain menyita lima bidang tanah, polisi tengah memproses penyitaan aset lainnya di Palembang, Sumatera Selatan berupa kebun sawit seluas 29 hektare.

" Yang bersangkutan memproduksi miras selama delapan tahun. Hasil pemeriksaan, uang hasil produksi miras digunakan untuk membeli  kebun sawit seluas 29 hektare, penyitaannya sedang diproses," ujar Kapolda seraya menambahkan,  untuk kasus produksi miras oplosan yang menelan korban jiwa puluhan warga Cicalengka ditangani Polres Bandung.

“Kami akan menindak tegas peredaran miras oplosan, dengan memberikan hukuman maksimal untuk produsen miras oplosan. Ini pelajaran untuk lainnya agar efek jera,"ujar Kapolda.*** 

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet