Terkait Praperadilan SP3 Habib Rizieq Sukmawati Jadi Cemoohan Massa FPI

  • 28 views
  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---Mak Lampir mana Konde...Busuk...busuk....itulah teriakan yang dilontarkan massa FPI yang hadir dalam sidang praperadilan penerbitan Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) Polda Jabar, atas kasus penghinaan Pancasila dengan terlapor Rizieq Shihab di PN Bandung, Jalan LLRE Martadinata Bandung, Kamis (18/10/2018).

Akibat kegaduhan tersebut, akhirnya memaksa Hakim M Razad untuk menenangkan suasana persidangan.  Dalam sidang praperadilan saat itu mengagendakan pemeriksaan saksi fakta, dan saksi ahli yang menerangkan soal praperadilan ditinjau dari sudut pandang hukum acara pidana. Sidang akan berlangsung hingga Senin pekan depan dengan agenda putusan.

Seusai sidang, polisi pun langsung siaga mengawal putri Presiden RI Pertama Soekarno meninggalkan ruang sidang lewat pintu belakang.Sukmawati mengaku tergangg‎u dengan penonton persidangan.

" Harusnya mereka menghormati persidangan. Persidangan sangat terganggu dengan adanya suara-suara teriakan yang tidak sopan," ujar Sukmawati.

Kasus ini bermula saat Sukmawati melaporkan Rizieq Shihab, dengan tuduhan penghinaan Pancasila ke Bareskrim Mabes Polri. Penghinaan tersebut disebutkan Rizieq dalam sebuah video ceramahnya. Namun kasus tersebut akhirnya dilimpahkan ke Polda Jabar, bahkan Rizieq Shihab sempat ditersangkakan penyidik.  Namun pada Februari, Polda Jabar mengeluarkan SP3.

Dikeluarkannya SP3 oleh Polda Jabar, membuat Sukmawati tidak puas hingga akhirnya mempraperadilankan terbitnya surat SP3 tersebut dan berharap penyidikan kasus dilanjutkan.

"Kasus ini sangat penting dilanjutkan, karena ini bentuk pelecehan, penistaan, penghinaan terutama terhadap Presiden RI Soekarno, pejuang, pahlawan, proklamator Indonesia. Dan pada dasar negara kita, Pancasila. Kita generasi yang hidup di zaman ini, tidak boleh durhaka terhadap pendiri republik ini,"tegasnya.***

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet