Terhitung Awal September Tarif HAB Cimahi Naik 200 Persen

  • 55 views
  • 0 comments

CIMAHI, Ekpos.Com---- Terhitung awal September 2018, tarif Harga Air Baku (HAB) di Kota Cimahi dipastikan akan mengalami kenaikan hingga 200 persen. Sebelumnya, tarif HAB di Kota Cimahi itu Rp 500 per meter kubik, saat ini diputuskan naik menjadi Rp1.500/ meter kubik.

Kenaikan HAB tersebut berdasarkan Peraturan Wali Kota (Perwal) Cimahi Nomor 10 Tahun 2018, tentang Perubahan Atas Perwal Nomor 5 Tahun 2015 tentang Tata Cara Pemungutan Pajak Daerah.

Sekretaris Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kota Cimahi, Yunita Retno Widiana mengatakan, kenaikan tarif air baku disesuaikan dengan Peraturan Menteri ESDM RI Nomor 20 Tahun 2017 tentang Pedoman Penetapan Nilai Perolehan Air Tanah.

"Sekarang ada kenaikan, seiring  terbitnya Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 50 Tahun 2017, tentang Pedoman Penetapan Nilai Perolehan Air Tanah," ujar Sekda, disela Sosialisasi Perwal Kota Cimahi Nomor 10 Tahun 2018, di Vila Neglasari, Jalan Sirna Rasa, Kota Cimahi, Kamis (26/7/2018).

Dikatakannya, dengan keluarnya dua pedoman dari pemerintah pusat dan Pemprov itu, Kota Cimahi harus melaksanakan penyesuaian dengan tarif yang baru. Karena, di beberapa daerah lain sudah berjalan sejak beberapa tahun lalu.

"Apalagi seperti Kota Bandung dan Kabupaten Bandung, keduanya  telah melakukan penyesuaian harga sejak beberapa tahun lalu," katanya seraya menambahkan, jika dibandingkan dengan kabupaten/kota yang lain kenaikan HAB di Kota Cimahi tetap terbilang masih lebih rendah.

Menurutnya, komponen penghitungan kenaikan HAB ini, berdasarkan Pergub Jawa Barat Nomor 50 Tahun 2017, tentang Pedoman Penetapan Nilai Perolehan Air Tanah, yang meliputi biaya pembuatan sumur, volume pengambilan dan biaya operasional. Sementara jumlah Wajib Pajak (WP) air tanah (air baku) di Kota Cimahi yang aktif hingga sekarang hanya 163 WP, dengan titik sumur mencapai 400.

"WP itu kedalaman sumurnya hanya 100 meter minimal. Satu WP itu ada yang mempunyai dua sampai tiga sumur,"pungkasnya.***

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet