Tercover sektor Lain, Pendapatan Pajak Hiburan Selama Puasa Menurun

  • 18 views
  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---Perolehan pajak dari sektor tempat hiburan tidak terlalu terpengaruh selama bulan puasa. Khususnya perolehan pajak dari tempat hiburan malam dan panti pijat memang selama puasa tidak boleh ada aktifitas. Sehingga selama satu bulan tersebut nihil.

 

“Secara implisit memang ada penurunan untuk perolehan pajak dari kedua item tersebut. Namun hal itu tertutupi atau tercover dari perolehan pajak yang lain. Salah satunya dari pajak tontonan bioskop. Selain itu, dari pertandingan Persib.  Sehingga jika dikumulatifkan tidak terpengaruh dan masih bisa melampaui target,”papar Kepala Badan Pendapatan Pajak Daerah (BPPD), Emma Sumarna saat ditemui di kantornya, Selasa (5/6/2018).

Selain dari sektor hiburan, penurunan juga terjadi di sektor penginapan atau hotel yang mencapai 25-30 persen. Namun hal tersebut cukup dimaklumi Emma, sebab untuk tatanan pemerintahan selama bulan suci tidak ada perjalanan dinas.

“Ya pasti berpengaruh, apalagi untuk ASN seperti saya. Selama bulan puasa memang tidak ada perjalanan dinas. Dan itu berlaku untuk seluruh Indonesia, ya mau gak mau pasti berdampak pada pendapatan pajak hotel,”ujarnya.

Walaupun diakui Emma, dengan adanya pergolakan politik Pilkada dan Pilgub sedikit dapat mendongkrak pendapatan. Karena Kota Bandung punya daya tarik tersendiri untuk menyedot partai pengusung calon gubernur maupun walikota. Sehingga hotel maupun rumah makan di Kota Bandung kerap dijadikan tempat koordinasi.

“Memang ada perbedaan, mudah mudahan saja dengan adanya tahun politik ini menjadi berkah buat Kota Bandung,” harapnya.

Kendati demikian,Emma mengungkapkan, secara kumulatif terhitung dari 4 Juni 2017-2018, mengalami kenaikan yang cukup besar. Salah satu yang ikut mendongkraknya adalah pendapatan pajak dari rumah makan yang bisa mencapai 90 persen. Selain itu, parkir, reklame juga hotel. Sehingga ia meyakini hingga akhir bulan ini bisa tercapai sesuai target.

“Dari seluruh pendapatan selama kurun waktu satu tahun ini memang ada peningkatan terutama dari sektor rumah makan.  Hal itu dikakibatkan adanya perubahan life  style dari masyarakat Kota Bandung, yang sekarang lebih cenderung banyak makan di restoran. Jika dibandingkan dengan tahun lalu dalam periode yang sama, ada kelebihan hampir 58 miliar,” pungkasnya seraya menambahkan, dengan begitu, Emma menilai dari segi kinerja seluruh ASN di lingkungan BPPD, ada peningkatan. Ganefa

 

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet