Tangkal Stunting, Ummi Imbau Warga Disiplin Sanitasi di Lingkunganya

  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com--- Cegah Stunting Ketua Forum Bandung Sehat (FBS), Siti Muntamah Oded atau yang lebih akrab dengan sapaan Ummi mengimbau, warga lebih perhatikan sanitasi di lingkungan rumahnya.

“Kota Bandung sebagai rumah bersama. Tentu kita ingin rumah yang bersih dan sehat. Maka mari menjaga rumah bersama dengan bertanggung jawab bersama,” tutur Siti pada Pertemuan Pencegahan Stunting di Kampung Keluarga Berencana (KB) di Aula Kelurahan Cipadung Wetan, Kamis (13/8/2020).

Siti mengungkapkan, salah satu masalah terbesar di Kota Bandung adalah, sampah. Ada lebih dari 1.500 ton sampah yang dihasilkan oleh warga kota setiap harinya. Jumlah itu terdiri dari 65% sampah organik dan 80% diantaranya merupakan sampah rumah tangga.

Istri Wali Kota Bandung itu tengah menggiatkan gerakan 100% Open Defecation Free (ODF). Artinya, tidak ada lagi warga Kota Bandung yang buang air besar sembarangan dan setiap rumah harus memiliki septic tank atau tempat pembuangan tinja yang memadai.

“Saat ini ODF kita masih di angka 68%. Sungai-sungai kita masih banyak tercemar oleh tinja. Di Panyileukan masih 17% orang yang membuang tinja ke sungai,” ungkapnya.

Siti sedang berkoordinasi dengan seluruh stakeholder untuk mendorong warga Bandung membangun septic tank di lingkungannya. Dengan sanitasi yang baik dan memadai, ia yakin, kebersihan lingkungan bisa lebih terjaga dan kesehatan pun menjadi sebuah keniscayaan.

“Kita harus memperhatikan generasi penerus Kota Bandung dengan menyelamatkan 1.000 hari kehidupan pertamanya. ASI (Air Susu Ibu) harus diberikan, dan ibunya juga harus sehat. Ibu dan anak harus sama-sama diberi nutrisi yang cukup,” katanya.

Menurutnya, ASI menjadi makanan bayi yang paling dibutuhkan dalam 1.000 hari kehidupan pertamanya. Sementara di Kota Bandung hanya 4 persen yang secara ekslusif memberikan ASI kepada anaknya.

“Generasi emas di masa depan adalah anak-anak kita saat ini. Mari kita membentuk generasi terbaik dengan memberikan kasih saying dan nutrisi terbaik bagi tumbuh kembang mereka,” ajak Siti.

Kegiatan itu diakhiri dengan deklarasi Relawan Cegah Stunting (Ranting) Kelurahan Cipadung Wetan dan pemberian sertifikat kepada bidan yang memberikan pelayanan KB kepada masyarakat setempat.

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet