Tak Tahan Penyakit Yang Dideritanya Pasien RSHS Bandung Nekad Ahiri Hidupnya

  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---Tak kuasa menahan penyakit yang dideritanya, MI (22) pasien Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, diduga ahirni hidupnya dengan meloncat dari balkon ruang Fresia 2, Minggu (10/11/2019) pukul 23.30 WIB.

Korban tewas seketika, akibat luka dalam benturan kepala dengan aspal yang ada di lahan kosong yang difungsikan untuk taman dengan penerangan yang remang-remang.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, kalau korban sudah beberapa kali berobat jalan akibat penyakit anemia yang dideritanya bahkan sempat dirawat di RSHS sebelumnya. Bahkan kedatanganya kali inipun untuk menjalani kemoterapi, sehingga ia hrs dirawat di ruang Fresia, kamar 5 RSHS.

Diduga karena merasa tak kuasa dengan penyakit yang dideritanya itu, ia nekad mengahiri hidupnya dengan melompat dari balkon seusai dari kamar mandi.

Kejadian tersebut dibenarkan oleh pihak RSHS, bahwa pasien berasal dari Majalengka tersebut terjatuhdari ruang Fresia 2. Bahkan pihaknya sudah melakukan evaluasi ruangan dan tidak menemukan hal yang membahayakan.

Kita sedang berproses untuk mendalami kejadianya. Namun hasil analisis sementara yang dianggap menjadi penyebab insiden tersebut karena pasien diduga mengalami disorientasi akibat gangguan organic,” jelas Kahumas RSHS Bandung, Reni saat dihubungi wartawan via tlp selulernya, Senin (11/11/2019).

Ketika dikonfirmasi adanya upaya yang dilakukan oleh pihak RSHS melakukan pendekatan terhadap keluarga korban agar kasus tersebut tidak diteruskan, Reni membantah dan tidak membenarkan upaya tersebut.

“Tidak benar. Tunggu saja hasil penyelidikan kepolisian,”tegasnya.

Ketika ditanyakan apakah korban murni terjatuh atau ada upaya melakukan bunuh diri karena tak kuasa menahan penyakit yang dideritanya, Reni tidak mau memberikan keterangan terkait kejadian tersebut.

“Kita tunggu hasil infestigasi dari pihak kepolisian saja ya,”ujarnya.

 

 

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet