Tak Kantongi Ijinb Pabrik Girder Kereta Cepat Disegel

  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---Pemkot Bandung akhirnya melakukan penyegelan terhadap pabrik PT Central International Property (CIP) milik Ciputra BizPark yang memproduksi girder kereta api cepat.

Langkah tegas dilakukan Pemkot Bandung, karena selain dilekuhkan warga keberadaan pabrik tersebut juga tidak mengantongi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Amdal sementara pembangunan sudah dilakukan.

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana membenarkan mengenai penyegelan yang dilakukan Pemkot Bandung  Jumat 1 Februari lalu.

"Sudah disegel sampai batas waktu yang tidak ditentukan.  Iya kan sudah SP3," ujar Yana, Minggu (3/2/2019).

Yana mengatakan, pihaknya  tidak mempersulit siapa pun melakukan kegiatan atau investasi di Kota Bandung. Hanya saja harus dilakukan sesuai aturan.

“Punya lahan bukan berarti bebas membangun, tapi ada regulasi dan perizinan yang harus ditempuh. Saya pastikan pemerintah tidak akan mempersulit selama persyaratan dipenuhi,"tegasnya.

Dipaparkan Yana, kasus ini bermula dari aduan warga Cirangrang, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, yang menuntut keadilan karena jalan dan sungai terkena imbas pembangunan pabrik girder. Warga menuntut agar jalan yang selama ini digunakan tidak ditutup, juga sungai warga diurug untuk kepentingan pembangunan.

"Aspek sosial ini harus diperhatikan dan diselesaikan. Jangan sampai ketika sudah menjadi bola panas dilempar ke kita (Pemkot Bandung)," ucap Yana.

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet