Tahun Ini USBN Dirubah Menjadi Ujian Sekolah

  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com--- Berdasarkan Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 43 Tahun 2019, terhitung tahun 2020 ini USBN diubah menjadi Ujian Sekolah yang seluruh penilaian sepenuhnya diserahkan kepada satuan pendidikan.

Guna menyamakan persepsi, Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah (Kacadisdikwil) VII menggelar sosialisasi di SMKN 3 Bandung, Jln. Solontongan No. 10, Kota Bandung, Selasa (21/1/2020). Sosialisasi tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisidk) Jawa Barat (Jabar), Dewi Sartika dan dihadiri seluruh kepala SMK di kota Bandung dan Kota Cimahi.

Kadisdik menjelaskan, pihaknya telah menginstruksikan Kacadisdikwil untuk menggelar sosialisasi tersebut. Hal ini penting guna menyelaraskan kebijakan baru tersebut.

Salah satu perubahan yang paling mencolok, lanjutnya, yakni penilaian diserahkan langsung kepada satuan pendidikan dalam berbagai bentuk ujian. "Framenya, ujian sekolah ini sepenuhnya diserahkan kepada sekolah. Kepala sekolah tinggal menjalankan saja sesuai kompetensi peserta didiknya," tuturnya.

Kepala Kacadisdikwil VII, Endang Susilastuti mengaku langsung bergerak cepat untuk menggelar sosialisasi tersebut, mengingat waktu pelaksanaan ujian akan digelar pada pertengahan tahun ini. "Kita langsung bergerak cepat. Hari ini kita sosialisasikan ke seluruh kepala SMK. Besok, di SMAN 8 Bandung kita akan sosialisasi ke seluruh kepala SMA," ungkapnya.

Endang pun mengimbau kepala sekolah agar proaktif dan bisa mempersiapkan ujian sekolah dengan sebaik-baiknya. "Seperti pesan Pak Menteri dan Bu Kadisdik, sebagai orang nomor satu, kepala sekolah harus jadi penggerak," ucapnya.

Kepala SMKN 3 Bandung, Euis Purnama mendukung kebijakan tersebut. Karena, menurutnya, yang tahu persis potensi siswa adalah gurunya di kelas. Sehingga, kurang pas jika pemerintah pusat ikut mengatur proses penilaiannya. "Dengan dikembalikannya ruh penilaian ke sekolah, itu menjadi kabar bahagia bagi kita," ungkapnya.

Pada sosialisasi tersebut, materi disampaikan oleh koordinator pengawas di lingkungan Kacadisdikwil VII, Nanang Yusup yang juga Tim Pengembang Kurikulum Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Kemendikbud.

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet