Tahun 2020 Gedung Sate Jadi Objek Wisata Sejarah

  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---Terhitung awal tahun 2020, Gedung Sate dapat dikunjungi masyarakat dan wisatawan yang ingin mengenal lebih dalam mengenai gedung kebanggaan Jawa Barat tersebut. Pemerintah Provinsi Jabar kini sedang direnovasi sampai akhir tahun.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, renovasi di bagian gedung, halaman depan, dan belakang Gedung Sate ini akan berjalan hingga akhir 2019. Hal ini untuk menyambut pembukaan Gedung Sate untuk masyarakat umum pada 2020.

"Gedung Sate sedang persiapan, direnovasi kecil-kecilan, dan menyiapkan Gedung Sate sebagai objek wisata sejarah mulai tahun 2020," kata Emil ini di Gedung Sate, Senin (30/9/2019).

Selain Museum Gedung Sate yang sudah sejak tahun lalu beroperasi, pengunjung nantinya bisa masuk ke lobi utama dan aula Gedung Sate setiap akhir pekan. Di dalamnya akan disiapkan sejumlah koleksi kesenian yang mencerminkan 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat.

"Jadi orang bisa masuk di weekend ke Gedung Sate, ke dalam melihat galeri foto. Silakan nanti kita akan perbanyak koleksi seni ya seperti Istana Negara, ada lukisan ada apa, nanti lukisannya dari 27 daerah di Jabar," katanya.

Renovasi utama, hanya di halaman depan dan belakang Gedung Sate. Halaman depan akan memudahkan warga berfoto dengan latar belakang Gedung Sate dengan nyaman dan aman tanpa harus berimpitan dengan arus lalu lintas Jalan Diponegoro.

"Nanti akan dibuat tour guide dan lainnya. Itu masukan rakyat, dari dulu pengen masuk ke Gedung Sate bisa leluasa, bukan hanya di halamannya saja," katanya.

Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Pemrov Jabar Iip Hidajat mengatakan, dana untuk memperbaiki taman depan dan belakang Gedung Sate tersebut sebesar Rp 18 miliar yang bersumber dari APBD murni 2019. Pengerjaan fisik akan dimulai pada September 2019.

"Total anggarannya Rp 18 miliar itu termasuk fisik dan konsultan. Lelang sekarang sudah mulai, ditargetkan awal September sudah mulai pembangunan fisik. Desember awal sudah selesai," ujar Iip.

Dipaparkan Iip, taman yang diperbaiki meliputi area depan dan belakang Gedung Sate, sehingga akan membuat kawasan Gedung Sate leluasa diakses masyarakat. Bahkan, di bagian belakang akan dibuat panggung terbuka permanen.

"Jadi taman depan itu akan dibuka agar akses masyarakat lebih leluasa. Halaman belakang juga sama. Bagaimana pun Gedung Sate kan miliki kita, milik masyarakat juga. Jadi multifungsi, 1.000 PNS yang bekerja di sini nyaman, di sisi lain akses masyarakat juga tidak dibatasi selama ikut aturan," katanya.

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet