Sunaryo: Ciptakan Atmosfer Siswa Berpikir Kritis, Komunikatif, dan Kolaboratif

  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---Guna menerapkan penguatan pendidikan karakter, pendidikan di sekolah harus mampu menciptakan atmosfer siswa berpikir kritis, komunikatif, dan kolaboratif.

Hal tersebut disampaikan Duta Besar Indonesia untuk Uzbekistan merangkap Kirgizstan, Sunaryo Kartadinata pada rapat terbatas dengan Pimpinan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat (Jabar) dan Dewan Pendidikan Provinsi Jabar.

Rapat terbatas dengan materi Grand Design Pembangunan Pendidikan Isu Global dan Implementasinya di Jawa Barat ini, digelar di Operation Room Kantor Disdik Jabar, Jalan Dr. Radjiman No. 6, Kota Bandung, Senin (13/1/2020) malam.

"Pendidikan tidak hanya mengandalkan narasi, tapi juga menciptakan kultur atau suasana pembelajaran melalui kreativitas guru," ucapnya. 

Menurut Sunaryo, kreativitas guru menjadi kunci dalam penguatan pendidikan karakter di sekolah. Sehingga, unsur komunikatif dan kolaboratif harus benar-benar dimaksimalkan. Salah satu bentuk kolaborasi antara guru dan siswa bisa dilakukan dalam penentuan nilai.

"Ketika menentukan jawaban soal, jawabannya itu kesepakatan guru atau kelompok? Jawabannya adalah pendapat guru sendiri sehingga kolaborasi tak terbentuk. Dalam satu kelas, tunjuk wakil kelompok atau siswa untuk bicara," ujar Rektor UPI periode 2005 hingga 2015 tersebut.

Proses pendidikan, lanjutnya, harus mulai bergeser dengan tak lagi mengutamakan target kuantitatif. Tetapi, fokus pada proses menciptakan anak yang kreatif, inovatif, dan bertanggung jawab. "Ini menjadi sebuah gagasan pokok untuk pendidikan di Jabar. Perlu pengawalan dan line command yang kuat dari provinsi, kemudian ke kabupaten/kota," tutur Ketua Umum Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia (ISPI) itu.

Sehingga, tegasnya, peran Disdik bukan sebatas birokrasi, tapi juga merupakan koridor untuk menyatukan visi Jabar ke seluruh kabupaten/kota melalui pendidikan. "Visi itu adalah perekat. Sebab, konsep Jabar Juara enggak bisa dilempar begitu saja," tegasnya.

Rapat terbatas ini dihadiri oleh Kadisdik Jabar, Dewi Sartika, Sekdisdik Jabar (Wahyu Mijaya), Kepala Bidang Pembinaan SMA (Yesa Sarwedi), Kepala Bidang Pembinaan SMK (Deden Syaiful Hidayat), Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (Asep Suhanggan), dan Dewan Pendidikan kabupaten/kota.***

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet