Seni Longser Jadi Media Penyampai Pesan Nilai Demokrasi

  • 94 views
  • 0 comments

BANDUNG---Pasanggiri Longser jadi media penyampai pesan tentang nilai-nilai demokrasi. Diharapkan kegiatan pertunjukan seni tradisional ini dapat membantu sosialisasi pilgub. Sehingga  lebih diketahui masyarakat, sekaligus meningkatkan partisipasi pemilih. Pertunjukan seni longser tersebut, diselenggarakan atas kerjasama Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) dengan KPU Jabar.

Demikian antara lain dikemukakan Komisioner KPU Jabar Divisi SDM dan Hubungan Partisipasi Masyarakat, Nina Yuningsih saat konferensi pers persiapan pasanggiri Longser dalam rangka Pilgub Jabar di Gedung Sunan Ambu ISBI Buahbatu, Bandung, Jumat (23/3/2018).

Menurut Nina, pasanggiri Longser ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas penyelenggara pemilu.

"Paling tidak, membantu menyebarluaskan informasi pemilu kepada masyarakat," sebutnya.

Nina berharap, kerjasama dengan ISBI bisa terus berlangsung, tak hanya sebatas pertunjukan seni longser saja. Khususnya, terkait pemanfaatan media-media pertunjukan tradisional sebagai penyampai pesan kepemiluan.

Rektor ISBI, Prof. Dr. Een Herdiani, M.Hum., menyambut baik kerjasama ini. Menurutnya, dengan adanya pergelaran seni longser dapat terangkat dan dapat mengobati kerinduan masyarakat akan seni tradisoal ini yang sudah terpinggirkan.

"Dengan adanya acara ini,  pelaku kesenian itu akan terangkat, maju, dan lebih kaya konten. Selain itu, dapat mengobati kerinduan masyarakat atas jenis kesenian ini," ujarnya.

Pasanggiri diikuti 12 kelompok, yakni Bandoeng Mooi Cimahi, Ngaprak Teater Rancaekek, Komunitas Possteatron Garut, Geng Longser Cicalengka, Longser Bojegan ETPIS Kota Bandung, Longser Injuk Kota Bandung, Longser Famor Baleendah, Kabayan Kang Polban, Longser Aplikasi Kota Bandung, Longser Toonel Kota Bandung, Longser Camperenik Cimahi, dan Longser Kujang Siliwangi Kabupaten Bandung Barat.

Adapun hadiah yang disiapkan untuk para pemenang juara 1 Rp 15 juta, juara 2 Rp 12,5 juta, juara 3 Rp 10 juta, dan juara favorit Rp 7,5 juta. Sedangkan sebagai juri adalah: Dr. Arthur S. Nalan, Nina Yuningsih, Bambang Arayana Sambas, dan Kurnain. Ganefa

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet