Sekjen Kemenag: Berterima Kasih Kepada Menteri Agama Yang Memberikan Kepercayaan Dalam Melaksanakan Amanah Ini

  • 749 views
  • 3 comments

Jakarta, Ekpos.com

Persiapan pembentukan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dalam tahap pendaftaran sebagai anggota dan dewan yang seharusnya sudah penutupan, namun dapat diperpanjang untuk mencari calon anggota yang memiliki integritas serta profesional dan ahli dalam masalah keuangan, untuk mengaudit keuangan haji dalam jumlah besar, yang selama ini dananya disimpan pada Bank BPS.

Adapun dari sebanyak 80 pendaftar BPKH sebagai anggota yang lolos hanya 27 orang dan dari 41 calon dewan yang lolos sebanyak 17 orang, hal ini disampaikan Sekjen Kemenag Nur Syam diruang kerjanya kepada media, di Kemenag Lapangan Banteng Jakarta kemarin 

 Sekjen Kemenag RI Nur Syam yang juga mantan guru besar UIN Sunan Ampel Surabaya mengemukakan, sangat mensyukuri nikmat dari Allah SWT terhadap jabatan sebagai Sekjen, yang diembannya pada Kemenag selama ini, dan berterima kasih kepada Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang memberikan kepercayaan kepadanya untuk melaksanakan amanah ini.

Menurutnya, untuk dapat melaksanakan suatu pekerjaan sebaiknya dilakukan secara happy, serta membagi waktu untuk dapat bekerja sama, dengan rekan kerja dalam sistim birokrasi, namun tidak dilakukan dengan cara kekuasan. Nur Syam selaku Sekjen Kemenag yang memiliki 3 orang puteri dan 5 orang cucu ini, serta mempunyai hobi olahraga batminton dan ping pong, menuturkan pengalamannya sejak menempuh pendidikan pada SMEP dan SMEA, namun atas nasehat gurunya sebaiknya melanjutkan pada perguruan tinggi agama PGA.

Seusai lulus kuliah pada perguruan tinggi Islam mencapai gelar S1, beliau pernah mencoba untuk menjadi jurnalis namun tidak terkabul, mungkin Allah berkehendak lain berbeda dengan keinginannya, hingga harus kembali kekampus untuk menjadi dosen, Guru besar bidang Sosiologi yang rajin menulis tentang perjalanan diberbagai negara Australia dan Eropa selama ini, telah menulis sebanyak 1.490 artikel, dan jika memasuki masa pensiun diahir tugas dari Kemenag nanti, akan kembali pada kampus UIN Sunan Ampel Surabaya.

Terkait dengan itu kabar gembira bagi kaum muslim seluruh dunia, termasuk Indonesia, di awal tahun 2017 ini. Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz akhirnya menyetujui usulan penambahan kuota jemaah haji seluruh dunia untuk  musim haji 1438 H/2017 ini.

Keputusan Khadimul Haramain (pelayan dua Tanah Haram) ini, diumumkan raja berusia 81 tahun ini, Kamis, 7 Januari 2017. Dengan keputusan ini, jumlah jemaah haji di puncak musim haji kembali akan mencapai sekitar 2,4 juta orang.  Sebelumnya selama lima tahun terjadi pengurangan kuota resmi menyusul renovasi total kompleks Masjidilharam dan Kawasan Arafah-Mina, yamg dimulai 2013 lalu.

"Alhamdulillah, ini kabar gembira bagi umat Islam dunia," kata Deputi Konsulat Jenderal Haji India di Jeddah, Muhammad Shahid Alam, seperti dilansir dan Arab News Sabtu, 8 Januari 2017 kemarin.

Shahid adalah satu dari sekitar 92 otoritas sekaligus perwakilan pejabat haji negara-negara Islam yang mengikuti rapat tahunan dengan pihak kerajaan dan kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Dengan persetujuan penambahan total kuota jemaah dari Raja Salman, para perwakilan negara-negara Islam merencanakan rapat lanjutan membahas persiapan penambahan kembali kuota luar negeri ini. Rapat ini nantinya akan mementukan besaran kuota masing-masing negara, sesuai jumlah penduduk Muslim dinegaranya.

Pada tahun 2016 lalu, Raja menyetujui menerima 1,862,909 total jamaah di Bulan zulhijjah 1437H lalu. Dari total itu,  negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dijatah 1.325.372 orang jemaah. Jumlah ini termasuk jatah Muslimin Indonesia, negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia, dengan kuota haji sebesar 168.010  jemaah. Sedangkan jemaah domestik, atau Arab dijatah 537.537 jemaah.

"Kuota haji Indonesia setelah dikurangi 20 persen jumlahnya 168.010 orang, sedangkan kalau kuota haji normal kembali akan menjadi 211.000 orang," kata Sekretaris Jenderal Kemenag, Nur Syam, saat berada di Bandung Sabtu 7 Januari 2017 kemarin.

Sekjen Nur Syam menyambut baik apabila kuota haji Indonesia akhirnya kembali normal seperti sediakala sehingga bisa mengurangi daftar tunggu. "Pemangkasan sebanyak 20 persen itu merupakan kebijakan pemerintah Arab Saudi. Bahkan untuk kuota penduduk Saudi, pemangkasannya mencapai 50 persen. Pemangkasan itu dilakukan karena pemerintah Saudi mengerjakan renovasi perluasan Masjidilharam," katanya.

Walaupun kabar kepastian kuota haji kembali normal itu sudah ramai dimasyarakat dan media massa, namun Nur Syam belum bisa memastikannya karena menunggu informasi langsung dari Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang mengikuti rapat pembahasan kuota haji di Jeddah, Arab Saudi.

"Tentu saja keinginan Kemenag dan kaum Muslimin Indonesia agar kuota haji kembali normal lagi. Namun, Arab Saudi memiliki kewenangan dan pasti lebih memahami kondisi fasilitas haji sehingga keputusannya harus dihormati," katanya. (Shp/Hes)

Komentar
  • Mohd rizal rambe
  • 21 Jan 2017 08:30:23

Semoga nanti terpilih Anggota Dewan Pengawas Badan Pengelola Keuangan Haji yang terpercays, profesional, dan berintegritas serta mandiri untuk mendorong terwujudnya Pengelolaan Keuangan Haji yang transparan, akuntabel, efesien, efektif, ekonomis dan modern berbasis TI serta sebesar besarnya bermanfaat untuk kemashalatan jamaah haji dan Ummat Islam

  • Mohd rizal rambe
  • 21 Jan 2017 08:30:28

Semoga nanti terpilih Anggota Dewan Pengawas Badan Pengelola Keuangan Haji yang terpercays, profesional, dan berintegritas serta mandiri untuk mendorong terwujudnya Pengelolaan Keuangan Haji yang transparan, akuntabel, efesien, efektif, ekonomis dan modern berbasis TI serta sebesar besarnya bermanfaat untuk kemashalatan jamaah haji dan Ummat Islam

  • Mohd rizal rambe
  • 21 Jan 2017 08:30:29

Semoga nanti terpilih Anggota Dewan Pengawas Badan Pengelola Keuangan Haji yang terpercays, profesional, dan berintegritas serta mandiri untuk mendorong terwujudnya Pengelolaan Keuangan Haji yang transparan, akuntabel, efesien, efektif, ekonomis dan modern berbasis TI serta sebesar besarnya bermanfaat untuk kemashalatan jamaah haji dan Ummat Islam

Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet