Sekelompok Pelaku Seni Kota BAndung Adakan Belajar Sambil Ngabuburit

  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---Seni, pada mulanya, tidak ada perbedaan dengan kegiatan agama, praktik sains, ataupun pemikiran filosofis. Seni menjadi seolah terpisah dengan itu semua, karena salah satunya, pikiran-pikiran modern (Immanuel Kant pada abad ke-18 misalnya) yang menjadikan tujuan seni semata-mata karena aspek keindahan itu sendiri ( art for art ).

Ranah otonom seni, kemudian menjadi seolah penuh kebebasan dari segala pengaruh, termasuk pengaruh etis dan politis. Padahal seni dapat bertalian dengan moralitas, mentransformasikan fungsinya "sebagai tontonan" menjadi "sebagai tuntunan". Tujuan seni bukan semata-mata estetika, melainkan ketinggian derajat humanitas itu sendiri.

Seni juga, dalam konteks tertentu, tidak bisa dilepaskan dari pengaruhnya terhadap perubahan sosial. Seni pada titik ini punya pengaruh politis, dalam arti mendorong perubahan tatanan. Kita sudah saksikan betapa pentingnya musik dan puisi dalam revolusi, misalnya, seperti yang pernah dilakukan oleh Eugene Pottier, Bertolt Brecht, ataupun Pablo Neruda.  

Hal inilah yang mendorong sekelompok orang pelaku seni, untuk berbagi keilmuannya terhadap para pecinta seni atau pun masyarakat yang memang punya hoby yang sama. Mereka menamakan kegiatan tersebut BERSABIT (belajar sambil ngabuburit)

Menurut Rina, salah seorang peenggagas BERSABIT, Gita Pitaloka,  kegiatan yang mereka laksanakan untuk memberikan pemahaman kepada para pecinta seni.  Topik yang diusung "Mengenal Budaya Lokal: Budaya Masyarakat Bandung Tempo Doeloe" pada hari Senin, 13 Mei 2019 dan "Seni dan Perubahan Sosial" pada hari Selasa, 14 Mei 2019.

“Topik hari Senin akan dibawakan oleh Tubagus Adhi, Furqan AMC, dan Grandie, dengan dipandu oleh Gita G. Poeradiredja sebagai host dan berlangsung di Cafe Halaman, Jalan Tamansari no. 92. Sementara topik hari Selasa akan dibawakan oleh Syarif Maulana dengan Zaki 4 Peniti sebagai host, dan berlangsung di Rumah Komuji, Jalan Cilaki no. 33. Seluruh kegiatan dimulai pukul 16.00 hingga 17.30,” papar Gita.

Dikatakan Gita, Kegiatan belajar sambil ngabuburit membuka kegiatan sosial yg dibangun bersama-sama secara UDUNAN atau pun dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp. 50.000/ kelas dan sudah termasuk tajil bagi peserta. Teknisnya, bisa disalurkan melalui rek BCA 2830604378 a/n Rina Pretikasari atau langsung membayar di tempat.  Uang pendaftaran tersebut diperuntukan,  1.Bagi tajil & bukber dhuafa, 2.Baju lebaran anak yatim. 3.Program belajar dan pelatihan seni & budaya gratis bagi masyarakat kurang mampu.

“Bagi yg berminat support maupun donasi bagi kegiatan kami bisa melalui : Rekening sidqoh  BCA 4490066310 an. Gita Gartina. P  jangan lupa bukti transfer dan alamat email atau no WA untuk undangan kehadiran di kegiatan.,”ungkapnya.

JADWAL KEGIATAN DAN MATERI BERSABIT 2019

(Perubahan dan tambahan informasi akan diberitahukan kemudian)

 

Rabu, 8 Mei

Alam, Budaya, dan Energi, di Kaka Café

Kamis, 9 Mei

Membuat Aplikasi untuk Artis, di Seruni Photography

Jumat, 10 Mei

Budaya Botram di Halaman Masjid Al-Mukarromah

Senin, 13 Mei

Sejarah Bandung Paris Van Java (Lokasi diberitahukan kemudian)

Selasa, 14 Mei

Seni dan Perubahan Sosial  di Rumah Komuji

Rabu, 15 Mei

Mengenal Sesar Lembang dan Mitigasi Bencana di Kaka Café

Kamis, 16 Mei

Teknik Foto dengan Gawai (Gadget) di Seruni Photography

Jumat, 17 Mei

Daging Lokal Rasa Internasional dilanjutkan buka bersama dengan menu “Steak Walanda”

di Halaman Masjid Al-Mukarromah

Senin, 20 Mei

Mengenal Tokoh-Tokoh dalam Mitologi Sunda (Lokasi diberitahukan kemudian)

Selasa, 21 Mei

Seni dan Terapi di Rumah Komuji

Rabu, 22 Mei

Bertani di Kehidupan Modern di Kaka Café

Kamis, 23 Mei

Seni Berjualan Daring (Online)di Seruni Photography

Jumat, 24 Mei

Serba-Serbi Makanan Organik di Halaman Masjid Al-Mukarromah

Senin, 27 Mei

Karakteristik Perempuan Sunda dan Tokoh-Tokohnya(Lokasi Diberitahukan Kemudian)

Selasa, 28 Mei

Seni dan Kemasan Bersama Reza Pamungkas di Rumah Komuji

Rabu, 29 Mei

Sungai Sebagai Pusat Peradaban (Hikayat Sungai Citarum)di Kaka Café

Kamis, 30 Mei

Kebudayaan dan Media Sosial di Seruni Photography

Jumat, 31 Mei

Menu Lebaran Keluarga di Halaman Masjid Al-Mukarromah. ***

 

Informasi dan pendaftaran silakan hubungi Puspa di 08897128208.

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet