Sejumlah Kepala SKPD dan Ketua KPU KBB Dipanggil KPK

  • 188 views
  • 0 comments

NGAMPRAH, Ekpos.Com---Sejumlah kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) termasuk Ketua KPU KBB, Iing Nurdin, dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus suap pengumpulan dana politik pilkada oleh Bupati nonaktif Abubakar.

Para Kepala SKPD tersebut adalah, Imam Santoso (Kadisdik), Ade Zakir (Kepala DPMPTSP), Ida (Dinas Pertanian), Hernawan (Kepala Dinkes), Anugerah (PUPR), Adang Safaat (Dinas Permukiman) Sri (Dinas Padiwisata), Duddy Prabowo (BPBD), dan Ludi Awaludin (Kominfohub).

Atas kejadian tersebut  Penjabat Bupati Bandung Barat, Yayat T Soemitra mengatakan, Pemda selalu mengikuti perkembangan kasus tersebut  karena menjadi pertanggungjawaban Pemda. Yayat juga meminta bagian hukum untuk terus memonitor perkembangannya. Namun Yayat tak mau berkomentar ketika ditanyakan soal Ketua KPU yang juga ikut dipanggil KPK.

"Memang benar sudah banyak SKPD yang memang dimintai keterangan. Karena sebelumnya sempat meminta izin pada saya saat mau ke Jakarta. Kalau soal Pa Iing saya juga kaget mendengarnya, jadi tidak dapat memberikan komentar," ujar Yayat di Pemda, Senin (21/5/2018).

Yayat mengakui, dengan adanya pemanggilan sejumlah kepala SKPD,  mengganggu pelayanan di pemda terutama di dinas yang kepalanya dipanggil. Sehingga, dirinya mempunyai tugas untuk mencari pola agar pelayanan tidak terganggu.

"Saya punya kewajiban meminimalisir terganggunya pelayanan. Saya beberapa kali pastikan, soal pelayanan mulai Disdukcapil dan perizinan itu harus diutamakan. Kita harus mengubah opini masyarakat yang selama ini melihat pelayanan izin itu lama, susah, dan mahal,”ungkapnya.***

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet