RS Mahasiswi Unpad diduga jadi korban Gendam dan Pelecehan Seksual

  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---Setelah sempat hilang selama sebulan, RS (22), seorang mahasiswi Universitas Padjajaran akhirnya berhasil ditemukan pihak keluarga di sebuah masjid di kawasan Tarogong Garut. Diduga ia menjadi korban gendam dan pelecehan seksual oleh seorang lelaki yang baru dikenalnya di kawasan Cileuni, Kota Bandung.

Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo mengatakan, setelah dilaporkan hilang sejak 10 Juni 2019, mahasiswi Fakultas Biologi Universitas Padjadjaran/Unpad ini ditemukan keluarga dalam keadaan selamat. Dari hasil visum mahasiswi Unpad Jatinangor, korban telah dicabuli pelaku gendam atau guna-guna.

"Dari hasil visum, ada indikasi ke sana (pencabulan)," ujarnya, usai upacara HUT ke-73 Bhayangkara di Alun-alun Situraja, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Selain diduga dicabuli pelaku gendam , ponsel milik korban pun dan sejumlah uang hilang diduga dibawa kabur pelaku.

"Handphone milik korban juga hilang. Untuk uang, korban hanya kehilangan Rp 500.000 di rekening pribadinya," tuturnya.

Kapolres memaparkan, sepulang dari Garut dan tiba di sekitar kawasan Cileunyi, RS dihampiri seorang lelaki. Diduga korban terkena gendam pelaku, karena setelah berinteraksi ia langsung menuruti ajakan pelaku.

"Korban seperti kena gendam, karena setelah berinteraksi dengan seseorang yang ditemuinya itu, korban dia hanya bisa menuruti dan mengikuti keinginan pelaku," tuturnya.

Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad Syauqi Lukman mengatakan, kondisi RS saat ditemukan sehat, tidak mengalami luka ataupun sakit. Kondisi ini diperkuat dengan hasil pemeriksaan tim dokter dari Fakultas Kedokteran Unpad.

“Selanjutnya, RS akan mendapatkan pendampingan (psikologis) dari Fakultas Psikologi Unpad,” ujar Syauqi.

Secara resmi, RS pun sudah diserahkan kepada pihak keluarga dengan penyerahan Berita Acara Serah Terima Orang oleh Kepolisian Sektor Jatinangor kepada orangtua Rika, Marwan. Sedangkan pelaku hingga saat ini masih dalam pengejaran jajaran Polres Sumedang.***

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet