Roely: Kondisi Advokat Berada di Titik Nadir Paling Bawah

  • 42 views
  • 0 comments

Bandung. BEDAnews.

Banyaknya perhimpunan maupun organisasi advokat akhir-akhir ini, membuat kegalauan dikalangan advokat, khususnya para advokat muda dan calon advokat.

Hal itu diungkapkan Ketua DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Bandung DR. Roely Panggabean SH.MA, jelang pelantikan pengurus baru DPC Peradi Bandung 30 November 2018, di Bandung.

Ia juga mengungkapkan, kondisi dunia advokat saat ini berada di titik nadir paling bawah.

Roely menilai, kondisi tersebut merupakan kemunduran dari yang sebelumnya dicita-citakan Peradi, sebagai satu-satunya wadah advokat Indonesia. Selain itu juga, kepercayaan masyarakat terhadap advokat yang terkesan luntur, menjadi perhatian.

"Ini suatu kemunduran dari apa yang pernah dicita-citakan Peradi. Adanya kebingungan para advokat yang baru, mau bergabung kemana. Kalau salah bergabung bagaimana," ungkap pengacara senior yang dua periode dipercaya sebagai ketua ini kepada awak media di Bandung Rabu, (28/11) malam.

Menurut Roely, pihaknya bertekad ingin mengembalikan marwah dan etika advokat, sesuai tagline pelantikan,  Menjaga Marwah  Advokat Peradi yang Bermartabat, Profesional dan Berinergitas.

"Saya ingin visi kedepan ini menjaga marwah advokat Peradi yang bertanggung jawab berintegritas dan bertabat. Maksudnya adalah advokat ini dapat dipercaya oleh masyarakat dan mampu mumpuni pada profesinya," ungkap Roely.

Demi mengembalikan kepercayaan masyarakat, tegasnya, Peradi berusaha membentuk advokat yang profesional dan pro terhadap masyarakat, khususnya warga kurang mampu. Pelatihan, magang  dan update perkembangan peningkatan kemampuan di tengah era globalisasi, terus dilakukan Peradi sesuai dengan standart yang berlaku.

"Kami berharap Peradi dapat mengembalikan kepercayaan publik. Salah satunya adalah membuka pusat bantuan hukum untuk masyarakat miskin yang tidak berbayar. Itu juga yang menjadi tujuan kami sebagai advokat, kewajiban membantu," jelasnya.

Sementara pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia  Pelaksana Pelantikan Peradi Bandung, Mohamad Ali Nurdin SH MH CLI, menghimbau agar ribuan anggota Peradi dapat menghadiri acara pelantikan yang digelar di hotel Papandayan kota Bandung, 30 November 2018 nanti.

"Persiapan sudah hampir selesai semua. Jadi diharapkan semua anggota Peradi untuk datang ke acara pelantikan ini," ungkapnya.

Ia juga menambahkan, dengan pelantikan Roely sebagai ketua Peradi Bandung untuk yang kedua kalinya itu, pihaknya sebagai advokat muda optimis DPC Peradi Bandung dapat menjadi barometer Peradi di daerah lainnya.

"Sebagai advokat muda, kami berikan applause kepada ketua terpilih, karena telah berani mengambil resiko untuk memberi kesempatan kepada advokat muda. Formasi yang terbaik, dengan dibimbing senior," ucapnya.

Sementara itu juga Kripsi Nur Jamil salah seorang warga kota Bandung berharap, Peradi dapat selalu membela hukum, khususnya bagi masyarakat lemah. Ia pun ingin, Peradi menjadi yang terbaik, dalam membina para advokat muda.

"Dengan adanya Peradi, saya berharap agar makin banyak masyarakat yang tersandung masalah hukum dapat terbantu," tandasnya. [lanie]


 

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet