Rifai: Korban Penipuan Penggelapan Aku Mobil Capai Ribuan Orang

  • 0 comments

BANDUNG, Zonabandung.com--- Ribuan korban dugaan penipuan penggelapan ‎program Aku Mobil dari PT Aku Digital mengalir terus mendatangi Polrestabes Bandung sejak pekan lalu.

 

"Hingga saat ini korban dari yang sudah menyerahkan uang untuk mobil sebanyak 1.342 orang dan yang menyerahkan untuk motor sebanyak 408 orang," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP M Rifai di kantornya, Jalan Jawa Kamis (7/11).

Sejak kasus itu bergulir, penyidik menetapkan Bryan (31), Dirut PT Aku Digital sebagai tersangka. Kasus bermula saat Aku Mobil menawarkan harga mobil baru dengan pasaran di atas Rp 150 juta dengan harga setengahnya.

Hal tersebut membuat ratusan orang tertarik, kemudian menyetorkan uang minimal Rp 50 juta lebih untuk membeli mobil seperti Honda Brio, Toyoya Agya, Calya Daihatsu Sigra hingga Alya. Namun, hingga waktu yang ditentukan, mobil tersebut tidak diterima. Hingga akhirny membuat korban gusar untuk kemudian melaporkan kasus itu ke polisi.

Selain menetapkan Bryan sebagai tersangka, polisi juga menyita aset bergerak dari tersangka seperti tujuh unit roda empat, empat motor besar hingga furniture yang dibeli tersangka menggunakan dana konsumen.

Rifai mengatakan, sejauh ini para korban menginginkan uang kembali,  hanya saja, pengembalian uang mereka harus lewat putusan pengadilan. Apalagi Bryan ditetapkan menjadi tersangka Pasal 378 dan 372 KUH Pidana tentang penipuan dan penggelapan dan pasal pencucian uang.

"Kalaupun as‎et yang disita itu kan untuk barang bukti. Untuk pengembalian uang korban, putusan pengadilan," ujar Rifai.

 

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet