Ridwan Kamil Resmikan Revitalisasi Citarum Senilai 25 Miliar

  • 15 views
  • 0 comments

BANDUNG---Wali Kota Bandung, M. Ridwan Kamil buktikan komitmenya merevitalisasi  Sungai Cikapundung yang melintasi jalan arteri yang menghubungkan Jalan Soekarno Hatta dan Jalan Pelajar Pejuang.  Pembangunan taman sepanjang 600 meter itu, menghabiskan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bandung kurang lebih Rp 20 miliar ditambah Revitalisasi di bagian hulu sungai dengan bana RP 5 miliar bantuan dari Balai Besar Aliran Sungai (BBWS) Citarum.

 

“Alhamdulillah sesuai dengan komitmen, revitalisasi 1 km Sungai Cikapundung di sepanjang Pasirluyu tahap satu sepanjang 600 meter antara Jalan Pelajar Pejuang sampai Sukarno Hatta kita resmikan. Sementara untuk tahap dua sepanjang 400 meter lagi nanti dilanjutkan di tahap berikutnya,” jelas Ridwan usai meresmikan Taman Cikapundung Alun-alun Regol, Rabu (7/2/2018).

Selain Taman Cikapundung Alun-Alun Regol, Wali Kota Bandung juga meresmikan Taman Bhineka Tunggal Ika di RT 04 Kelurahan Cijagra, Kecamatan Lengkong. Taman tersebut dinamai Bhineka Tunggal Ika sebagai representasi heterogennya warga yang tinggal di sana. Taman tersebut terdiri dari zona duduk dan taman bermain anak. Selain luas dan asri, taman itu juga dilengkapi dengan berbagai papan edukasi di beberapa sudut taman.

Ia mengatakan, reviitalisasi Sungai Cikapundung ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, mewujudkan Citarum Harum seperti yang dicanangkan oleh pemerintah pusat. Sebagai salah satu anak Sungai Citarum, Cikapundung memiliki peran vital dalam kehidupan warga Kota Bandung.

“Anak-anak sungai di Bandung, Insya Allah sudah bisa kita rapikan dan bersihkan dengan berbagai program. Pertama, ada 12 eskavator untuk sungai. Kedua, ada sekitar 3000 petugas kebersihan yang setengahnya selalu turun (untuk membersihkan) sungai,” jelas Ridwan. 

Ia berharap, langkah-langkah yang dilakukan oleh Pemkot Bandung ini bisa didukung masyarakat dengan disiplin menjaga kebersihan, dan merawat fasilitas kota. Termasuk taman Cikapundung Alun-alun Regol yang baru diresmikan. 

“Mudah-mudahan dengan sungai yang bersih, Citarum bersih. Setiap ada ruang terbuka hijau di sepanjang aliran-aliran sungai akan kita rapikan. Kita jadikan ruang publik seperti yang saya resmikan hari ini,” lanjutnya.

Kepala Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bandung, Arief Prasetya menuturkan, taman yang terletak di ruas jalan Pasirluyu Selatan itu ditunjang pelebaran jalan sebagai pendukung jalan arteri yang menghubungkan Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Pelajar Pejuang. Pelebaran jalan itu sebagian digunakan untuk area parkir pengunjung alun-alun.

“Alun-alun ini terbagi ke dalam dua zonasi, yaitu zona hulu dan hilir. Di zona hulu kita sebut dengan zona natural yang terdiri dari vegetasi tegakan pohon, zona tanaman bunga, zona gazebo. Ada juga air terjun yang kita lestarikan,” tutur Arief.

Sedangkan di zona hilir, lanjut Arief, ada bidang yang relatif datar. Dulunya, lokasi tersebut digunakan oleh area pembibitan Dinas Pangan dan Pertanian. Sebagian lokasi juga digunakan warga untuk menyimpan barang rongsokan.

“Zona hilir ini kita sebut zona urban. Di sana disediakan playground, kolam ikan, taman bunga, dan zona duduk,” jelas Arief. Ganefa

 

 

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet