Ridwan Kamil Lepas 10 Wanadri Yang Akan Mendaki Puncak Yamin

  • 56 views
  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melepas secara resmi  Tim Ekspedisi Pendakian Puncak Yamin Papua di Aula Timur Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (13/9/2018).

Tim ekspedisi yang terdiri dari 10 anggota Wanadri itu akan melaksanakan pendakian pada 14 September-13 Oktober 2018, di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Dalam kesempatan tersebut, Ridwan Kamil memberikan apresiasi yang luar biasa terhadap kegiatan yang memiliki landasan rasa cinta tanah air. Terutama, kegiatan yang dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat, seperti informasi.

"Masyarakat berhak tahu keindahan dan ragam hayati dari sebuah jalur yang belum pernah dilakukan, yakni jalur pendakian puncak Yamin. Para pendaki akan tercatat dalam sejarah sebagai tim yang merintis sebuah jalur baru. Pasalnya, misi yang akan diemban belum pernah dilakukan oleh siapapun,”ujar Emil.

Emil menitipkan semangat berpesan kepada tim ekspedisi tersebut supaya menjaga kesehatan dan menjaga nama baik Jawa Barat. Emil pun meminta Tim ekspedisi harus bisa bersosialisasi dengan warga lokal, menjaga lisan, serta menjaga tindakan.

"Para pendaki harus mempersiapkan diri dan harus mawas diri terhadap hal- hal yang mungkin punya potensi mengganggu kesehatan. Jaga nama baik Jawa Barat. Tunjukan bahwa warga Jawa Barat adalah orang yang sangat menghormati dan menghargai budaya lokal. Terakhir, pulanglah kembali dengan selamat membawa kesuksesan, dan membawa cerita luar biasa," ujarnya

Ketua DP Wanadri XXV, Andi Angga Kusuma, menjelaskan, Puncak Yamin terletak pada dua Kabupaten, yakni Kabupaten Pegunungan Bintang dan Yahukimo, Papua. Menurutnya, ia belum mengetahui secara pasti mengenai lokasi puncak dan ketinggian dari Puncak Yamin. Pasalnya, puncak itu adalah satu di antara beberapa puncak di tengah pegunungan Papua yang belum pernah didaki sebelumnya.

"Sulitnya akses, dan minimnya informasi membuat wilayah ini jarang dilalui orang. Ekspedisi ini dilakukan dengan harapan dapat membuka ruang pengetahuan bagi masyarakat umum, maupun masyarakat lokal," ujar Andi di Aula Timur Gedung Sate.

Dia mengatakan, kegiatan ini memiliki manfaat dalam hal mengembangkan pemuda dan pemudi sebagai kader penerus bangsa yang cinta tanah air. Sedangkan bagi Wanadri sendiri, melanjutkan eksistensi kegiatan penjelajahan di pelosok Nusantara.

"Kegiatan ekspedisi ini pada akhirnya akan membuka data dan informasi, mengenai wilayah Indonesia bagian timur. Selain itu, untuk membentuk wadah interaksi langsung antara masyarakat umum dan masyarakat di Papua. Sehingga dapat menunjuang pengembangan pariwisata dan potensi pengembangan daerah lainnya,"ungkapnya. ***

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet