Ratusan Pendatang Terjaring Operasi Yustisi Disdukcapil Kota Bandung

  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---Ratusan pendatang ke Kota Bandung terjaring operasi simpatik yang digelar Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung di Terminal Cicaheum, Minggu (9/6/2019).

Kegiatan rutin tahunan saat arus balik Lebaran tersebut bertujuan mengantisipasi para pendatang yang tidak memiliki tujuan jelas saat tiba di Kota Bandung.

Dalam operasi yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB hingga 15.00 WIB itu, beberapa petugas Disdukcapil meminta para penumpang yang baru turun dari bus, diarahkan ke posko pemeriksaan. Untuk selanjutnya, petugas melakukan pendataan dan meminta agar setiap pendatang menunjukan identitas diri berupa e-KTP dan menjelaskan tujuan kedatangannya.

Hasilnya ratusan pendatang terjaring, sebab belum mengantongi Surat Keterangan Tinggal Sementara (SKTS) dan diminta segera mengurus administrasi kependudukan tersebut. Para pendatang tersebut selanjutnya diberikan formulir untuk persyaratan pembuatan SKTS.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Disdukcapil, Wuryani mengatakan, operasi simpatik kali ini bertujuan untuk pembinaan bagi para pendatang, agar lebih sadar akan sadar kewajibannya mengurus administrasi kependudukannya.

"Operasi simpatik ini merupakan upaya kami untuk mendata para pendatang, mereka kerja di mana, tinggal di mana. Karena banyak yang tidak terpantau oleh kami," ujarnya.

Wuryani menambahkan, dari ratusan penumpang yang terjaring, hampir semua belum mengurus SKTS. Sebagian besar pendatang merupakan pekerja dan mahasiswa.

“Mereka rata-rata sudah lebih dari satu tahun tinggal di Kota Bandung,”pungkasnya.***

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet