PT.Bintang Coin Pratama Ingkar Janji, Masyarakat Minta Perjanjian Ulang dan Pembangunan Perum Bumi Elok Cikoneng Di Hentikan

  • 1 comments

 

Ciamis, Ekpos.com

Warga Dusun Babakan Rt 02 Rw 12 Desa Cikoneng, Kecamatan   Cikoneng,  Kabupaten Ciamis, mendesak  PT. Bintang  Coin Pratama (pengembang)  untuk segera  melunasi lahan tanah warga yang dipake lokasi pembangunan Perum Bumi Elok Cikoneng. Warga juga menuntut pengembang untuk  menghetikan pembangunan Perum dan dilakukan perjanjian ulang jika tidak bisa melunasi lahan warga.  Warga merasa kecewa dan di tipu karena pihak Pengembang dianggap berbohong atau ingkar janji atas hasil keputusan yang disepakati bersama untuk melunasi pembayaran tanah bulan Nopember 2019.

Warga menganggap pihak pengembang  tidak punya itikad baik dan lepas tanggung jawab untuk menyelesaikan masalah pembayaran tanah kepada masyarakat termasuk kejelasan dan kepastian tukar guling tanah wakap mesjid  seluas 180 tumbak.

Kekecewaan warga memuncak karena pihak pengembang terus melakukan aktivitas pembangunan Perum ditengah merajalela wabah COVID 19  yang mengancam keselamatan warga setempat, karena mayoritas pekerja perum berasal dari zona merah. Kejadian tersebut sudah dilaporkan warga kepada aparat pemerintah setempat, agar pengembang mentaati permintaan  masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pembangunan ditengan wabah virus corona. “ Sampai saat ini aktivitas pembangunan perum masih berlangsung, sementara, kewajiban pengembang untuk melunasi  tanah warga belum dipenuhi.Karena iu, warga tetap mendesak pengembang untuk melunasinya. Karena uang yang diterima warga dari pengembang sebatas uang jadi tanah untuk pebangunan Perum “ Tegas wawan salah kerabat pemilik tanah sekaligus koordinator warga yang punya lahan, saat di konfirmasi wartawan via seluler senin, 13 /04/2020.

Dikatakan Wawan ketika ditanyakan kepada pengembang masalah pelunasan lahan warga, pihak perusahaan mengaku dana belum cair dari bank.

Direktur PT.Bintang Coin Pratama Yuyun ketika dikonfirmasi via seluler tidak mengangkat telephon, Ia hanya menjawab  lewat SMS WA” Biarlah kami selesaikan dengan yang terkait, Biarkan itu menjadi urusan kami ya, “ jawabnya singkat, Senin, 13/04/2020.

Sementara PLT Kades Cikoneng Anto ketika dihubungi via telephon, Senin, 13/04/2020.Ia terkesan menghindar dan pilih bungkam,  tidak menjawab sms atau mengangkat tlp.

Karena merasa  di abaikan  pihak pengembang. Maka,masyarakat  melakukan 3 kali pertemuan,  yakni  Ahad, 29 Maret 2020  Rapat Dusun  yang dihadiri  Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat, RT, RW, Kapala Dusun, BPD, Karang Taruna dan warga, menghasilkan kesepakatan yakni pihak pengembang untuk segera menghentikan sementara aktiviats pembangunan untuk mencegah penularan COVID 19, karena mayoritas pekerja berasal dari zona merah (bukan warga setempat).

 Jumat, 3 April 2020,  para pemilik tanah dan perwakilan DKM melakukan audensi dengan PLT Kades Cikoneng. Dalam audensi warga pemilik tanah mengeluh, ia  merasa dibohongi dan dirugikan pengembang, karena tidak melunasi pembayaran tanah yang dijanjikan Nopember 2019. Begitu juga  pengurus DKM mengeluhakan sikap pengembang tentang  kejelasan dan kepastian  tukar guling tanah wakap mesjid  selaus 180 tumbak. Para pemilik tanah dan pengurus DKM menuntut PT.Bintang Coin Pratama untuk menghentkan pembangunan Perum sebeum melunasi pemabyaran tanah dan kejelasan (kepastian ) tukar guling tanah wakap.

 Sabtu, 4 April 2020,  Rapat Dusun yang dihadiri Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Kadus, RT, RW.dan warga menghasilakn tuntutan :

1.     Pihak pengembang harus duduk bersama dengan masyarakat yang dimediasi oleh aparat pemerintahan desa, dan kecamatan.

2.     Masyarakat akan meninjau ulang perjanjian/kesepakatn dengan Perum, karena belum ada satu poin pun yang dilaksanakan oleh pengembang.

3.     Masyarakat menuntut kepada PT.Bintang Coin Pratama untuk menghentikan pembangunan Perum, sebelum dilakukan  perjanjian ulang, melunasi pembayaran lahan tanah masyarakat dan kepastian tukar guling tanah wakap mesjid *** (Harry)

 

 

Komentar
  • Yolandaameria
  • 19 Aprl 2020 18:35:14

Tutup aja perumnya!!! Suruh yg punya tanah balikin uang yg sudah di terima dari pihak PT, termasuk uang kecil sekalipun!!!

Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet