PT KAI Segera Aktivasi Jalur KA Pangandaran

  • 68 views
  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com--- Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Edi Sukmoro, mengatakan PT KAI akan segera mereaktivasi empat jalur kereta api di Jawa Barat. Untuk itu,  pihaknya meminta dukungan Pemerintah Provinsi Jabar. Terlebih, dalam hal penertiban warga yang meninggali lahan sekitar rel yang sejak puluhan tahun tidak aktif tersebut.

Keempat jalur tersebut adalah, Banjar-Pangandaran-Cijulang-Parigi, Cibatu-Garut-Cikajang, Bandung-Dayeuhkolot-Banjaran-Ciwidey, dan Rancaekek-Tanjungsari.

"Kami memohon dukungan Gubernur sepenuhnya karena ini rencana pemerintah. Karena jalurnya sydah ada, jadi tidak ada pembebasan lahan, jadi hanya penertiban dengan komunikasi yang baik," kata Edi di Gedung Sate, Rabu (12/9/2018).

Edi mengatakan pihaknya saat ini tengah mengevaluasi manakah di antaranya empat jalur tersebut yang dapat segera direalisasikan. Walaupun dilihat dari manfaatnya keempat jalur ini akan sangat penting dalam transportasi orang maupun barang.

"Tadi tergambar, jalur Pangandaran dan Garut ingin cepat direaktivasi, karena banyak menghasilkan komoditas. Untuk itu, kita akan cari solusi reaktivasi ini agar sama-sama dapat mengangkat potensi daerah masing-masing," katanya.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik, mengatakan jalur Pangandaran kemungkinan paling mudah direaktivasi, karena baru sedikit bangunan yang didirikan di atas kawasan relnya.

"Yang lebih memungkinkan adalah jalur Pangandaran. Sementara untuk di Jalur Bandung-Ciwidey perlu ada sosialisasi lebih karena banyak permukiman di jalur ini. Untuk itu, gubernur akan mencarikan solusi apakah ada pemindahan ke rumah susun," katanya.

Jalur Bandung-Ciwidey, katanya, akan sangat bermanfaat sebagai transportasi warga yang selama ini menggunakan jalur Kopo, Dayeuhkolot, atau Bojongsoang, yang kerap macet.

“Dengan kereta, warga Selatan Bandung ini akan lebih cepat sampai pusat kota atau sebaliknya,”ungkap Dedi.

Dikatakan Dedi, berdasarkan studi, jalur Bandung-Ciwidey,karena sudah banyak perlintasan yang dibangun di jalur tersebut maka akan dibangun menggunakan elevated rail atau di atas tanah menggunakan tiang-tiang.***

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet