Program Oded Naikan PIPPK Rp 200 juta/RW Terancam Gagal

  • 30 views
  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---Program Wali Kota Bandung Oded M Danial untuk menaikkan dana Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK) Rp 100 juta menjadi Rp 200 juta per RW terancam gagal, akibat efisiensi.  

Anggota DPRD Kota Bandung Folmer Silalahi mengatakan, nilai yang diajukan dalam Rancangan APBD (R-APBD) 2018 sebesar Rp 6,6 triliun. Namun untuk tahun 2019 hanya sebesar Rp 5,9 triliun atau turun sekitar Rp 700-800 miliar dari APBD 2018. Hal itu membuat pemerintah harus melakukan efisiensi.

"Tahun 2018, APBD kita sekitar Rp 6,6 triliun. Tahun ini di R-APBD hanya sekitar Rp 5,9 triliun," ujar Folmer usai Paripurna Raperda R-APBD 2019 di Gedung DPRD Kota Bandung, Senin (12/11/2018).

Dikatakan Folmer, 50 persen anggaran dialokasikan untuk urusan dasar yakni pendidikan 20 persen, kesehatan 10 persen dan infrastruktur 20 persen. Sementara untuk belanja pegawai sekitar 45 persen. Praktis hanya sisa sekitar lima persen yang kaitannya dengan janji wali kota dalam visi misinya untuk menaikkan dana dari Rp 100 juta per RW menjadi Rp 200 juta terancam gagal.

"Kita lihat karena janji itu tidak ada batas waktu realisasi. Karena janji wali kota dan wakil itu satu periode atau lima tahun. Yang pasti untuk tahun depan itu tidak mungkin," ucap Folmer. ***

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet