Prof Dr Rina Indiastuti Jadi Rektor Unpad Sisihkan 5 Kandidat Lainnya

  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---Prof Dr Rina Indiastuti M.SIE secara resmi terpilih sebagai Rektor Universitas Padjadjaran ( Unpad) periode 2019-2024, setelah menyisihkan 5 kandidat lainnya. Penetapan Prof Rina sebagai rektor dilakukan melalui sidang pleno yang digelar MWA Unpad di Ruang Serba Guna Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Kota Bandung, Minggu (6/10/2019).

Ketua MWA Unpad, Rudiantara mengatakan, penetapan Prof Rina sebagai rektor berdasarkan aklamasi yang dilakukan oleh seluruh anggota MWA Unpad. Proses aklamasi ini menjadi satu kelebihan dalam proses pemilihan rektor di Unpad, mengingat tidak digunakannya sistem voting dalam pemilihan tersebut.

“Berdasarkan hasil aklamasi 100 persen.  Tidak dilakukan perhitungan suara,” ujar Rudiantara dalam jumpa pers yang digelar di ruang Executive Lounge Unpad, Jalan Dipati Ukur, Kota Bandung Minggu sore.

Menurut Rudiantara yang juga menjabat Menteri Komunikasi dan Informatika RI tersebut, pemilihan rektor dari 6 Calon Rektor ini, bukan untuk mencari yang terbaik. Ditegaskanya, rektor terpilih merupakan sosok yang bisa melengkapi satu sama lain.

“Para 6 Calon Rektor ini mereka saling berkomitmen, siapapun yang dipilih mereka mau mengajak dan memanfaatkan program yang bagus dari yang lain. Yang tidak dipilih, mereka mau mendukung dan menjadi tim dari Rektor dipilih. Jadi ini suasananya kekeluargaan tapi tetap mendahulukan kualitas,” ujarnya.

Selain dihadiri seluruh anggota MWA Unpad, jumpa pers tersebut juga menghadirkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil serta Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti RI Prof Ismunandar mewakili Menristekdikti.

Rudiantara menyatakan dirinya akan mendorong Rektor baru dapat menakhodai Unpad masuk 500 besar perguruan tinggi dunia. Upaya ini merupakan target pemerintah kepada Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum.

“Kita buat program strategis dan program quick win. Sampai dengan akhir tahun, MWA akan membantu Rektor dipilih ( rektor baru) untuk menyiapkan program strategisnya,” kata Rudiantara.

Pada kesempatan itu, Prof. Rina mengatakan, untuk bisa mencapai target 500 perguruan tinggi kelas dunia tidak mungkin untuk dijalankanya sendiri, namun dibutuhkan kerja sama yang baik dengan seluruh unsur.

“PTN Badan Hukum dituntut masuk 500 top perguruan tinggi dunia, tidak mungkin dijalankan sendirian. Unpad punya momentum baik bersama-sama untuk jalan menuju 500 perguruan tinggi kelas dunia,” terang Prof Rina.***

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet