Polisi Terus Dalami Kasus Tersangka Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur

  • 91 views
  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---Kapolrestabes Bandung Kombes Irman Sugema menyatakan pihaknya masih terus mendalami kasus pencabulan yang dilakukan seorang guru les berinisial Drp (58), terhadap 34 anak di bawah umur.

"‎Kasusnya masih kita dalami, tidak menutup kemungkinan adanya korban lainnya," kata Kapolrestabes Bandung, Selasa (22/1).

Dikatakan Kapolrestabes, berdasarkan pengakuan tersangka kepada penyidik,  Drp sudah melakukan tindakan tak normalnya itu sejak awal tahun lalu. Namun, baru terungkap pada Desember 2018, setelah Polisi melakukan serangkaian penyelidikan. Diketahui bahwa aksi bejat pelaku terhadap 34 orang korbanya tersebut dilakukan di Jalan Mandala, Kelurahan Jatihandap, Kecamatan Mandalajati Kota Bandung.

"Korbannya berusia sekolah SD dan SMP. Drp guru les pelajaran matematika, sehingga komunikasi tersangka dengan korbanya dilakukan selama mengajar," ujar Irman.

Kapolrestabes memaparkan, aksi bejat pelaku terungkap setelah salah seorang orang tua siswa, mendapati adanya video cabul di memory salah seorang korban. Dari pengakuan korban itulah akhirnya orang tua siswa mengetahui bahwa dibalik semua itu adalah Drp, yang kemudian dilaporkan ke polisi.

"‎Para korbannya kerap ditontonkan film porno.  Untuk menutupi aksi bejatnya korban diberi uang. Dari 34 anak itu, enam diantaranya pernah disodomi,"jelas Kapolrestabes Bandung.

Berdasarkan pemeriksaan penyidi, Drp mengaku pernah jadi korban kejahatan seksual. Kemungkinan pengalamannya tersebut membekas hingga membuat orientasi seksualnya menyimpang.

“Atas perbuatannya, tersangka telah melanggar pasal 82, 30, 76 E UU RI No 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU RI No 1 tahun 2016, tentang perubahan kedua atas UU RI No 23 tahu 2002 tentang perlindungan anak,”jelas Irman.‎ (neng)

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet