Petugas Rutan Perempuan Bandung Bongkar Perilaku Menyimpang Warga Binaan

  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---Petugas Rumah Tahanan (Rutan) Perempuan Bandung, bongkar perilaku menyimpang warga binaanya yang menyukai sesame jenis (lesbian).  Hal tersebut terungkap karena adanya laporan salah seorang korban kepada petugas Rutan.

Pascakejadian itu, pihak Rutan Perempuan Bandung langsung mengambil sejumlah tindakan, termasuk menghukum pelaku lesbian.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkum HAM Jabar, Abdul Aris, mengatakan, hubungan seks sesama jenis yang terjadi di ruang-ruang penjara tidak bisa dibiarkan apapun alasanya.

"Kami tidak menolerir kasus-kasus seperti itu. Itu sebabnya, setiap ada laporan seperti itu, pasti langsung ditindak. Kemarin itu, keduanya (pelaku dan korban) langsung dipisahkan sama kepala rutannya. Pelaku disidang dan disel isolasi, sementara yang satunya lagi dipindahkan," kata Aris di Kanwil Kemenkum HAM Jabar, Jalan Jakarta, Kota Bandung, Selasa (4/2).

Aris tak memungkiri, kasus-kasus pelecehan seksual seperti ini bukan sesuatu yang baru di penjara. Ia mengungkapkan, selama berkarier di Kemenkum HAM  ia pernah menangani sejumlah kasus serupa.

"Langsung diambil tindakan tegas. Salah satunya, pisahkan mereka. Langkah pencegahannya, dengan pembekalan agama pada setiap warga binaan dan penghuni rumah tahanan," jelasnya.

Diungkapkan Aris, pengalamannya bertugas, ada dua hal yang membuat seks menyimpang terjadi penjara.

"Salah satunya, ketika menjalani pidana penjara begitu lama, haknya dibatasi. Ada temannya yang merasa baik, perhatian, lama-lama baper dan terjadi seperti itu," ucapnya.

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet