Pengadilan Agama Bandung Kelas 1A menjadi Duta ZI

  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---  Kepala Badan Pengawas (Bawas) Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA-RI) melancarkan pemeriksaan audit kinerja dan integritas di Pengadilan Agama (PA) Bandung, tanggal 8- 11 Mei 2019, di Jl. Terusan Jakarta No. 120 Antapani, Kota Bandung.

Hal tersebut dilakukan dalam upaya pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dilingkungan Pengadilan Tinggi Agama Jawa Barat. 

Bawas MA-RI memerintahkan Aviantara, Inspektur Wilayah II pada Bawas MA-RI selaku pengendali teknis, Kusnoto selaku Hakim Tinggi pengawas pada Bawas MA-RI sebagai Ketua, Mario Prakas selaku Hakim Yustisial pada Bawas MA-RI sebagai Sekretaris, dan Rama Rahim sebagai auditor bersama Agustaja Tyusandy sebagai staf pemeriksa. 

Drs. Mustopa., SH dalam sambutannya menyampaikan, dirinya tidak mengira Satkernya terpilih menjadi duta di Pengadilan Agama sewilayah Kota Bandung 

"Saya tidak menyangka bahwa PA Bandung akan menjadi duta untuk lingkup Pengadilan Agama sewilayah bandung, kami terpacu melakukan persiapan yang insyaallah sekitar 80% tentang eviden dapat di akses di situs resmi PA Bandung,”katanya. 

Dalam kesempatan yang sama Dr. M. Rusydi Thohir., SH., MH selaku koordinator area I dalam presentasinya menjelaskan filososi ZI ini di ambil dari Al-Quran dan Hadits.

"Filosofi ZI ini bermuara kepada Al-Quran Wamayya'mal Mitsqoladzarotin Khoiroyyaroh Wamayya'mal Mitsqoladzarotin Sarroyaroh, dan Hadits Arroshi Wal Murtasi Finnar"jelasnya. 

Dr. Rusydi menyebutkan Al-Quran dan Hadits tersebut dasar untuk menciptakana Zona Integritas. H. Ahmad Majid., SH., MH selaku wakil ketua koordinator area II tentang Penataan dan Tatalaksana, menyampaikan bahwa dalam hal pelayanan, pihaknya telah menyusun standar operasional prosedur, e-office, dan keterbukaan informasi publik. 

Sementara Koordinator area III, Drs. Haeruddin, MH menyampaikan, tugasnya mengupayakan dan menganalisa beban kerja dari setiap bagian, mulai dari pimpinan sampai tingkat honorer. 

“Jadi kami menganggap semua pegawai di PA Bandung, adalah Pejabat yang memiliki beban kerja,"ungkapnya. (M Isan)

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet