Pemkot Bandung Targetkan Tahun Depan Tingkatkan Puskesmas Ramah Disabilitas

  • 16 views
  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com--- Pemerintah Kota Bandung menargetkan tahun depan Puskesmas ramah disabilitas menyebar di seluruh Kota Bandung. Hingga saat ini Kota Bandung baru memiliki dua Puskesmas yang telah ditingkatkan menjadi ramah disabilitas.

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan, saat ini baru ada dua tempat yang ramah disabilitas yakni Puskesmas Salam, Kelurahan Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan dan Puskesmas Pasirkaliki, Kelurahan Pasirkaliki, Kecamatan Cicendo.

"Ini bukti Pemkot Bandung peduli terhadap hak-hak para penyandang disabilitas. Salahsatunya hak-hak kesehatan kita penuhi," ujar Yana usai meresmikan Pusksesmas Salam, (12/11/2018).

Yana menjelaskan semua aspek yang ada di Puskesmas dipastikan ramah disabilitas, baik dari sisi infrastruktur maupun pelayanan. Secara infrastruktur Puskesmas sudah dilengkapi guiding blok, tiang pegangan, informasi dalam bentuk braile dan toilet disabilitas. Bahkan kartu pasien dan resep obat diberi huruf braile untuk lebih mudah dikenali.

Tak hanya itu, untuk SDM Puskesmas juga diberi pembekalan membaca huruf braile, bahasa isyarat dan sensitifitas. Hal itu dilakukan untuk lebih memudahkan pelayanan terhadap pasien disabilitas.

"Kita juga libatkan teman-teman disabiltas, sebagai konsultan. Tadi juga ada saran huruf difabel itu jangan di samping atau di bawah, tapi di atas. Itu kita perhatikan karena mereka yang akan memanfaatkan," ucapnya.

Kadinkes Kota Bandung Rita Verita berharap, tahun depan dari 80 Puskesmas yang ada beberapa di antaranya bisa ditingkatkan menjadi ramah disabilitas. Karena dua Puskesmas Salam dan Puskesmas Pasirkaliki berada di Tengah dan Barat Kota Bandung, maka harus ada yang ditingkatkan di daerah Utara, Selatan dan Timur.

"Yang harus disiapkan untuk Puskesmas ramah disabilitas itu ada fisik dan non fisik. Dengan begitu teman-teman disabilitas, bisa mandiri untuk pergi ke puskesmas tanpa pendamping,"ujarnya.

Sementara itu Kepala Puskesmas Salam Liawaty Tarigan mengatakan, dalam satu hari pihaknya menerima kunjungan 3-5 orang disabilitas. Untuk selebihnya, pihak Puskesmas mendatangi ke rumah-rumah yang memiliki keluarga disabilitas.

Selain melayani disabilitas, Puskesmas Salam juga fokus terhadap pelayanan lansia, yang kerap datang menggunakan tongkat atau kursi roda. Dengan peningkatan infrastruktur ramah disabilitas sangat membantu.

"Jadi ini sangat membantu selain untuk teman-teman disabilitas juga untuk para lansia,"pungkasnya.

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet