Pemkmot Bandung Selalu Pantau Harga Sembako di Pasaran

  • 8 views
  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bertekad terus menstabilkan harga kebutuhan pokok menghadapi Lebaran Idulfitri 1439 Hijriah ini. Untuk itu, Pemkot Bandung selalu memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di pasaran.

“Kita berupaya agar harga stabil dengan melakukan pemantauan selama bulan Ramadan. Termasuk H-5 dan H+7 lebaran,” tutur Penjabat Sementara Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin di sela-sela Pasar Murah di Stasiun Kereta Api Kiaracondong Bandung, Senin (4/6/2018).

Solihin mengungkapkan, harga daging ayam sempat terjadi kenaikan yang luar biasa di awal Ramadan. Saat itu, harga daging ayam mencapai Rp50.000 per kilogram. Namun berkat koordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) Pangan dan pengusaha ayam di Kabupaten Cianjur, harga daging ayam bisa kembali normal.

“Kini harga daging ayam berada di kisaran Rp33.000-35.000 per kilogram. Stoknya pun mencukupi dan kondisinya pun bersih. Karena mulai proses pemotongan yang higienis, ayam yang dijual dipastikan memenuhi persyaratan, aman dan halal,” jamin Solihin.

Solihin mengatakan, selain menstabilkan harga, pemerintah akan menggelar pasar murah untuk mengendalikan inflasi. Pada Januari, inflasi di Kota Bandung yaitu 0,83 persen. Sedangkan Februari (0,22 persen), Maret (0,21 persen) dan April (0,27 persen). 

“Salah satu penyebab inflasi di Kota Bandung yaitu kenaikan harga beras. Tetapi di samping bahan pokok makanan, fesyen juga turut mempengaruhi inflasi,” jelasnya.

Pasar Murah untuk pengendalian inflasi 2018 di Stasiun Kereta Api Kiaracondong Bandung, akan digelar hingga Rabu (6/6/2018) mendatang. Pasar murah ini menjual sejumlah kebutuhan pokok dan sandang.

Selain itu, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat juga menyediakan layanan penukaran uang tanpa dipungut biaya.

Sementara itu, Deputi Kepala Bank Indonesia Jawa Barat, Sukarelawati Permana menjamin, harga kebutuhan pokok yang dijual terjangkau. Untuk telur Rp21.000 per kilogram , beras Medium Rp9.250 per kilgram, gula pasir Rp11.500 per kilogram. Sedangkan minyak goreng Rp12.000 per kilogram dan tepung terigu Rp7000 per kilogram. 

“Dengan beberapa harga tersebut kita harap masyarakat bisa membelinya untuk kebutuhan sehari hari,”ujarnya. Ganefa

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet