Pemilih Dituntut Cermati Paslon Sebelum Menentukan Pilihan

  • 9 views
  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---Pemilih diminta cermati pasangan calon, sebelum melakukan pencoblosan pada pemilihan kepala daerah yang akan dilakukan serentak 27 Juni mendatang. Hal itu penting untuk dilakukan pemilih untuk menentukan pemimpin yang amanah di masa depan, dan tidak terjadi penyesalan di belakang.

Ada lima hal yang harus menjadi acuan bagi pemilih, pertama, figur atau ketokohan Paslon memiliki integritas, kapasitas, pengalaman, keluasan jaringan, serta keberpihakan kepada rakyat. Kedua, visi, misi, dan program. Ketiga dukungan parpol. Keempat, strategi atau cara memenangkan kompetisi, dan kelima ketika kalah tetap setia mengabdi kepada masyarakat.

Hal itu mengemuka pada acara sosialisasi Pilgub Jabar 2018 di Aula Program Pascasarjana Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) yang diikuti puluhan mahasiswa dan komunitas agama di Jl. Merdeka Bandung, Sabtu (2/6).

Menurut guru besar ilmu hukum Unpar, Prof. Asep Warlan, kecermatan diperlukan agar pemimpin terpilih benar benar bisa membawa perubahan.

"Apalagi pilkada terkait dengan peristiwa politik, hukum, budaya, akademik, dan peristiwa ekonomi, yang berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat," ujarnya.

Komisioner KPU Jabar Divisi SDM dan Hubungan Partisipasi Masyarakat Nina Yuningsih menilai, perlunya pemahaman terhadap paslon  merupakan hasil riset sekitar tahun 2016.

"Selama ini visi, misi, dan program Paslon selalu luput dari perhatian," jelasnya.

Materi yang dikampanyekan Paslon pun cenderung janji-janji yang sulit direalisasikan karena tidak relevan dengan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah).

"Oleh karena itu, sering ada perbedaan antara yang dikampanyekan dengan saat seorang pemimpin terpilih," ungkapnya.

Narasumber lainnya, Heri Susilawati menegaskan, pemilu biasanya terkendala keengganan dan ketidaktahuan masyarakat pemilih. Oleh karena itu ia menawarkan lima cermat memahami visi, misi, dan program (VMP) Paslon yakni : dapat mengatasi persoalan-persoalan di Jawa Barat, strategi dalam melaksanakan VMP, orientasi pelayanan dan bukan kekuasaan, rekam jejak, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut melaksanakan pengawasan. Ganefa

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet