Pembelanjaan dan Aset Kota Bandung Jadi Catatan BPK RI

  • 31 views
  • 0 comments

BANDUNG--- Pembelanjaan dan aset jadi catatan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) yang harus segera dibenahi Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Dua persoalan tersebut merupakan bagian dari sekian permasalahan hasil pemeriksaan BPK RI mengenai penggunaan anggaran, maupun kinerja dan aset Pemerintah Kota Bandung thn anggaran 2017.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP ) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)  Semester II Tahun 2017 tersebut, diserahkan langsung Kepala BPK RI Perwakilan Jawa Barat, Arman Syifa, kepada Wakil Walikota Bandung Oded M Danial yang mewakili Pemkot Bandung, di Kantor BPK RI Perwakilan Jawa Barat, Jalan M. Toha, Kota Bandung, Rabu (31/1/2018).

“Untuk Kota Bandung, BPK RI menemukan beberapa poin permasalahan yang harus dibenahi. Di antaranya pembelanjaan dan aset milik Pemkot Bandung. Ke depannya kami beri waktu untuk membenahi dan memperbaikinya,”ujar Arman.

Wakil Wali Kota Bandung, Oded M.Danial mengatakan, Pemkot Bandung akan terus memperbaiki kekurangan yang berkaitan dengan penggunaan anggaran. Begitupun persoalan aset, menurutnya saat ini sedang dalam tahap inventarisir.

“Kalau ditanyakan mengenai aset, tahun ini kita memang sudah ada progres. Pak Arman (Kepala BPK Perwakilan Jabar, red) pun menyatakan kalau kita memang sudah ada progres. Namun dalam tahap inventarisir ke depan kita akan tata lagi. Jadi bukan saja tahap inventarisir tapi harus sampai kejelasan aset,” jelasnya.

Merujuk kepada pendapat akuntan Wajar Tampa Pengecualian (WTP), Kota Bandung akan terus meningkatkan kinerja, supaya tidak ada lagi yang kurang ataupun yang lebih. Standarisasi tersebut akan dipenuhi oleh Pemerintah Kota Bandung.

“Saya kira, adanya LHP ini harus diakui ada kekurangan. Untuk itu, kita akan terus kerja keras hingga mencapai WTP,”  tutur Oded. Ganefa

 

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet