Pasar Buhun Obat Rindu Makanan Khas Buhun

  • 104 views
  • 0 comments

BANDUNG---Di Era globalisasi ini, rasanya akan sulit untuk mencari makanan khas Sunda Buhun. Padahal makanan buhun ini, merupakan makanan sehat karena bahan bakunya tidak terkontaminasi bahan kimia seperti halnya makanan siap saji yang kini menguasai dunia termasuk Indonesia. Secara tidak disadari, terutama kalangan generasi muda dan anak-anak terbiasa mengkonsumsi makanan tersebut.

Hal inilah yang mendorong Yayasan Pitaloka Suara Nusantara yang dikomandoi Gita, bekerjasama dengan beberapa artis Kota Bandung dan Zee Cafe serta para pakar gizi untuk menggelar Pasar Buhun. Rencananya “Pasar Buhun” ini akan digelar di sepanjang Jalan Van Deventer, Sabtu (21/4/2018) mulai pukul 13.00 wib.

“Gelaran pasar buhun ini akan menyajikan berbagai jenis makanan Sunda buhun, mulai dari makanan ringan hingga berat, termasuk peragaan cara membuatnya. Jadi pengunjung selain dapat menikmati makanan khas Sunda Buhun, juga akan melihat bagaimana proses membuatnya, termasuk bahan dasar yang digunakan,”jelas Gita saat ditemui di Zee Cafe, Jalan Van Deventer 41, Kota Bandung, Kamis (4/4/2018).

Sedangkan yang menjadi sasarannya adalah kum generasi muda dan anak-anak. Ia prihatin dengan kondisi sekarang, masyarakat Indonesia khususnya Kota Bandung terbiasa mengkonsumsi makanan siap saji dan melupakan makanan “Karuhun” (leluhurnya).

“Diawali dengan merubah lifestyle kita dalam mengkonsumsi makanan siap saji bergeser ke makanan buhun yang jelas jelas terbuat dari bahan organik yang menyehatkan. Baru kita bergeser menggiring masyarakat khususnya generasi muda Kota Bandung, terbiasa dengan pola hidup sehat,”ungkapnya.

Dipaparkan Gita, Pasar buhun ini merupakan edukasi seni dan budaya sehingga suasana pun harus mendukung. Dari sekian lokasi yang diinginkan, hanya Jalan Van Deventer lah yang cocok.

“Kita ingin menciptakan suasana di lembur, sehingga kita serasa kembali ke lembur. Itulah yang mendorong kami menjadikan Jalan Van Deventer ini lokasi pelaksanaan Pasa Buhun,” punkasnya. Ganefa

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet