Oded Imbau Warga Kota Bangdung Kembali Aktifkan Ronda

  • 24 views
  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---Untuk meminimalisir teradinya tiundak kejahatan di Kota Bandung, Wali Kota Bandung, Oded M Danial meminta warga kembali menghidupkan budaya ronda.  Hal tersebut diyakini Oded selain dapat meminimalisir terjadinya tindak kejahatan di wilayah masing-masing uga dapat menjadi perekat silahturahmi antar warga.

"Budaya ronda itu cukup baik, bukan hanya menjaga keamanan tetapi juga silahturahmi. Ngaronda bari ngaliwet jeung ngopay. Untuk itu melalui camat dan lurah, saya akan imbau agar warga menggiatkan ronda," ujar Oded di Balai Kota Bandung, Senin (3/12/2018).

Selain meminta agar budaya ronda dihidupkan kembali, Oded juga akan meminta Perlindungan Masyarakat (Linmas) agar lebih optimal saat menjaga wilayahnya masing-masing. Hal tersebut  berkaitan dengan kembali munculnya aksi kejahatan di Kota Bandung seperti begal.

"Selain itu, kami juga rutin melakukan pertemuan Forkompinda. Tujuannya, tentu untuk terus berkoordinasi menjaga keamanan dan ketertiban Kota Bandung," jelasnya.

Oded pun memastikan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan terus berusaha membantu kepolisian menekan tindak kejahatan. Salah satunya dengan menambah jumlah Closed Circuit Television (CCTV) di Kota Bandung.

"Kita memang tengah menghadapi dinamika kerawanan keamanan. Kemarin saya sudah berbicara dengan Pak Kapolrestabes agar terus meningkatkan kewaspadaan, salah satunya menambah jumlah CCTV seperti yang diinginkan polisi,"ujarnya.

Sementara itu, Plh Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna mengungkapkan, Pemkot Bandung melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung telah menambah jumlah CCTV dianggaran 2018, meskipun penambahan tersebut masih belum ideal. Saat ini, lanjut Ema, penambahan CCTV di tahun 2018 masih dalam tahap evaluasi. 

"Jika melihat CCTV di kota-kota di dunia, membutuhkan sekitar 2.300 CCTV. Di Kota Bandung mungkin jumlahnya belum mencapai seperti itu. Kita memang akan terus menambahnya di tahun 2019 nanti. Tentu akan disesuaikan dengan kebutuhan dan juga kekuatan anggaran. Jika memungkinkan, tentu akan diakomodir di tahun 2019," tutur Ema.***

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet